Wales Negara Pertama Tarik Dukungan Dari Gianni Infantino, AFC dan CONCACAF Penentu

AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Wales (FAW) menyatakan diri menarik dukungan secara resmi untuk pencalonan kembali Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA. Wales menjadi negara pertama yang melakukan aksi tersebut.
Wales menganggap Gianni Infantino gagal melakukan tugasnya yang membuat mereka hilang kepercayaan. Kegagalan Infantino, kata FAW, sudah sampai pada tahap yang tak bisa diterima.
“Beberapa kegagalan terakhir dalam tata kelola, proses, kepemimpinan, nilai-nilai, manajemen para pemangku kepentingan, komunikasi dan penghakiman telah membawa kami pada posisi di mana Tuan Infantino telah kehilangan kepercayaan FAW untuk tetap memimpin sepakbola dunia,” kata FAW sebagaimana dipetik dari BBC.
“Kegagalan menempatkan sepakbola sebagai yang pertama pada kepentingan terbaik adalah kegagalan yang tidak bisa kami terima.”
The Guardian menyebut bahwa negara-negara UEFA tampaknya akan kompak untuk menarik dukungan terhadap Infantino pada pemilihan yang akan digelar di Kongres FIFA di Maroko, Maret mendatang.
Situasi ini tak terlepas dari proposal pelepasan saham Piala Dunia milik FIFA ke pihak swasta. Proposal yang disebut dengan FIFA Forward Enterprise (FFE) tersebut dianggap telah melanggar batas independensi FIFA.
Aksi Wales sepertinya merupakan pembuka dari kemungkinan anggota FIFA dari UEFA menarik diri dari dukungan untuk Infantino. Pencabutan dukungan tersebut bisa dilakukan secara bersamaan atau satu-persatu masing-masing negara.
https://akurat.co/bola/878708/fifa-batal-lepas-saham-piala-dunia-posisi-gianni-infantino-makin-goyah
Infantino sendiri dipahami bertekad untuk tetap mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA untuk periode 2027-2031. Jika menang, itu akan menjadi periode keempatnya sebagai Presiden FIFA sejak menggantikan Sepp Blatter pada 2016.
Situasi ini membuat Kongres FIFA di Maroko tahun mendatang akan cukup panas di sesi pemilihan Presiden FIFA. Sejalan Eropa menolak Infantino, sejumlah benua seperti Afrika Selatan (CAF) dan Amerika Selatan (Conmebol) diketahui akan bertahan mendukung Infantino.
Konfederasi Asia (AFC) dan Amerika Utara-Tengah serta Karibia (CONCACAF) akan menjadi pihak krusial untuk menentukan kemenangan Infantino.
Adapun negara-negar AFC biasanya memberikan suara atas pilihan terpisah berdasarkan masing-masing federasi. Sementara ini, Qatar menunjukkan dukungannya untuk incumbent sementara Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sepertinya mengambil pilihan yang sama.
Infantino sendiri sejatinya mendapatkan dukungan lebih dari 200 anggota FIFA untuk pencalonan periode 2027-2031. Namun, situasi tersebut tidak lagi sama sejak pria asal Swiss tersebut memicu kontroversi dengan inisiasi program FFE.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 9Pengacara Yaqut: Skema 50-50 Dibahas Setelah Ada Arahan Jokowi, DPR Tidak Berwenang Atur Kuota Haji
- 10Tanggapan Jokowi soal Ambang Batas Parlemen: Berapa Pun Baik








