Manchester City Buka Peluang Gugat Calon Presiden Real Madrid, Dipicu Jersey Erling Haaland

AKURAT.CO, Klub raksasa Inggris, Manchester City, mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan hukum terhadap salah satu kandidat Presiden Real Madrid, Enrique Riquelme.
Manchester City menjajal kemungkinan ini setelah Enrique Riquelme menunjukkan jersey Real Madrid dengan nama penyerang mereka, Erling Haaland, di salah satu tayangan televisi pada Rabu (3/6/2026).
“Dia punya klausul lepas dan akan bergabung dengan Real Madrid. Jika saya menjadi presiden, dia akan bermain untuk Real Madrid,” kata Enrique Riquelme dalam tayangan tersebut sebagaimana dipetik dari BBC.
Bukan hanya itu, Enrique Riquelme juga menyatakan keinginannya untuk merekrut gelandang kunci Manchester City, Rodri. Bahkan, Riquelme menyebut pihaknya sudah menemui agen Rodri.
“Dia adalah seorang pemain hebat, di posisi di mana Madrid perlu diperkuat,” kata Riquelme.
“Kami sudah bicara dengan agennya. Kami harus menghormati klubnya, tetapi jika saya presiden, dia akan bermain untuk Madrid. Saya akan melakukan semua yang memungkinkan.”
City merespons klaim Riquelme tersebut dengan membantah bahwa Erling Haaland berpeluang hengkang dari Etihad. Mereka keberatan Riquelme menggunakan citra Haaland dalam kampanye pemilih Presiden Real Madrid.
“Tidak ada peluang ini akan terjadi dan tidak ada klausul kontrak untuk membuatnya bisa terjadi,” kata City dalam pernyataan resminya.
“Kami menimbang gugatan hukum karena menggunakan citra pemain kami dalam konteks ini.”
Senada dengan klub, ayah Haaland yang juga eks pesepakbola, Alfe Hinge Haaland, membantah Riquelme. “Itu sangat menghibur tetapi tidak benar,” kata Haaland senior.
Enrique Riquelme adalah penantang serius untuk posisi Presiden Real Madrid yang berada di tangan Florentino Perez sejak 2009. Merekrut Haaland dan Rodri adalah bagian dari kampanye Riquelme.
Pemilihan Presiden Real Madrid akan digelar di Paviliun Basket Real Madrid pada 7 Juni mendatang dengan dua kandidat: Florentino Perez vs Enrique Riquelme.
Ini adalah pemilihan tak biasa karena sejatinya Madrid menggelar pemilihan empat tahun sekali dengan yang terakhir dilakukan pada Januari 2025.
Perez menginisiasi pemilihan lebih cepat dengan mengindikasikan adanya intrik yang diarahkan terhadapnya sejalan Madrid tak meraih satu gelar pun dalam dua musim terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 4Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 5ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 6Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 7Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Dirjen Jadi Salah Satu Target
- 10Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke Pembelian Rumah, Mobil hingga Ruko








