Rapat Bareng PSSI, I.League Klaim Level Kompetisi Super League Naik Jadi 30 Persen

AKURAT.CO, I.League menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kompetisi nasional dengan menghadiri Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Pertemuan di Jakarta, Rabu (15/4/2026), ini menjadi forum strategis untuk membahas arah pengembangan liga di Indonesia secara menyeluruh.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta dihadiri Wakil Ketua Umum, anggota Exco, dan jajaran direksi I.League.
Agenda utama yang dibahas mencakup evaluasi kompetisi berjalan sekaligus perencanaan jangka menengah menuju musim 2026-2027.
Dalam pertemuan itu, salah satu fokus utama adalah pembahasan program kompetisi musim 2026-2027, termasuk penyusunan dan persetujuan regulasi baru.
Penetapan aturan yang dilakukan lebih awal ini dinilai sebagai langkah penting untuk menciptakan kepastian bagi seluruh peserta kompetisi.
PSSI bersama I.League menilai bahwa perencanaan yang matang akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas penyelenggaraan liga.
Dengan regulasi yang jelas sejak dini, klub, operator, hingga pemangku kepentingan lainnya dapat menyusun strategi secara lebih terukur dan terintegrasi.
Selain regulasi, aspek sinkronisasi kalender juga menjadi perhatian serius. Kedua pihak sepakat bahwa jadwal kompetisi harus selaras dengan agenda tim nasional, program organisasi, serta kalender event domestik dan internasional.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola sepakbola yang lebih profesional. Dengan kalender yang terintegrasi, diharapkan tidak terjadi benturan jadwal yang dapat mengganggu performa klub maupun tim nasional.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa kompetisi musim ini menunjukkan tren positif dari sisi persaingan. Ia menilai kualitas pertandingan semakin meningkat dibandingkan musim sebelumnya.
"Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas. Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen," ujar Ferry Paulus melalui keterangan resminya, Rabu (15/4/2026).
"Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR."
Berdasarkan data sementara, tingkat kekompetitifan di Super League mencatat kemenangan kandang sebesar 44,86 persen, kemenangan tandang 30,45 persen, dan hasil imbang 24,69 persen.
Sementara itu, Championship mencatat angka kemenangan kandang 44,35 persen, kemenangan tandang 29,57 persen, serta hasil imbang 26,09 persen.
Tak hanya fokus pada penguatan di dalam negeri, I.League juga mulai menjajaki kerja sama internasional. Sejumlah liga top dunia seperti Eredivisie, La Liga, J.League, dan Bundesliga menjadi target kolaborasi strategis.
Selain itu, kerja sama dengan FIFA juga terus diperkuat, khususnya dalam aspek manajemen suporter serta peningkatan standar keamanan pertandingan.
Sebagai bagian dari inovasi kompetisi, PSSI dan I.League juga tengah mematangkan rencana penyelenggaraan kejuaraan tambahan. Turnamen ini dirancang berjalan paralel dengan liga utama guna menambah jam terbang pemain sekaligus meningkatkan daya tarik sepakbola nasional di mata publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








