Akurat

Kerusuhan Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho, Piala Dunia di Meksiko Terancam Batal?

Hervin Saputra | 24 Februari 2026, 20:48 WIB
Kerusuhan Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho, Piala Dunia di Meksiko Terancam Batal?

AKURAT.CO, Status Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Amerika Serikat kini dalam sorotan sejak pecahnya kekerasan pasca pembunuhan bos kartel narkoba terbesar negara tersebut.

Tewasnya bos kartel narkoba Nemesio Oseguera Cervantes aka “El Mencho” dalam tahanan pasukan keamanan negara tersebut memicu kerusuhan di sekurang-kurangnya 20 negara bagian.

Terutama di negara bagian Jalisco tempat El Mencho dan kartelnya yang bernama Jalisco New Generation Cartel (CJNG) berpusat. Adapun CJNG disinyalir memiliki sekitar 10.000 anggota.

Baca Juga: Bos Kartel CJNG Tewas Ditembak Militer Meksiko, Empat Laga Sepak Bola Ditunda Jelang Piala Dunia 2026

Sehari setelah El Mencho diketahui tewas pada Minggu (22/2), terjadi pembakaran area bisnis, kendaraan, dan blokade di jalan-jalan umum di Jalisco dan beberapa negara bagian lain.

Pada saat yang sama, Jalisco adalah salah satu negara bagian di Meksiko yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 dengan Stadion Akron di Zapopan, Guadalajara.

Beberapa laga Piala Dunia 2026 yang bakal di Stadion Akron di antaranya adalah pertandingan grup H antara Uruguay dan Spanyol serta tuan rumah versus Korea Selatan di grup A.

Sejauh ini, FIFA belum memberikan respons tentang apakah Piala Dunia tetap digelar di Meksiko atau tidak.

Profesor hukum kriminal Universitas Nottingham, Inggris, Javier Eskauriatza, menunjukkan ironi bahwa kartel justru berkepentingan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2026 dengan lancar.

Baca Juga: Operasi Militer Meksiko Tewaskan El Mencho Gembong Kartel CJNG, Sebagian Negara Bagian Mencekam

Menurutnya, CJNG justru punya urusan bisnis dengan Piala Dunia sejalan mereka menguasai sejumlah sektor. Sementara kematian El Mencho mengakibatkan ketidakpastian.

“Secara umum para kartel punya kepentingan ekonomi untuk memastikan Piala Dunia aman,” kata Javier Eskauriatza.

Ya, mereka membayar politisi dan pasukan polisi lokal, tetapi mereka juga membeli restoran dan hotel. Mereka adalah bagian dari sistem ekonomi.

“Akan bermanfaat bagi mereka jika orang Inggris, Amerika, dan dari negara lain pergi ke Meksiko, membelanjakan uang mereka dan bersenang-senang.”

Meksiko sendiri menyediakan tiga kota sebagai penyelenggara Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 11 Juni–19 Juli nanti.

Selain Zapopan (Guadalajara), stadion Piala Dunia juga berada di Guadalupe (Monterrey) dan ibukota negara, Mexico City.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.