John Herdman Santai Hadapi Tekanan 280 Juta Pendukung Timnas Indonesia

AKURAT.CO Pelatih anyar Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan dirinya siap menghadapi tekanan dan kritik dari lebih dari 280 juta penduduk Indonesia, termasuk derasnya komentar netizen di media sosial.
Pelatih asal Inggris itu resmi diperkenalkan sebagai nahkoda baru Skuad Garuda dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Bagi Herdman, tantangan melatih Timnas Indonesia bukan hanya soal strategi di lapangan, tetapi juga kesiapan mental menghadapi ekspektasi publik yang sangat tinggi.
Meski dikenal memiliki basis suporter yang kritis, Herdman menilai tekanan tersebut justru sebagai sebuah kehormatan, bukan ancaman.
“Tekanan itu adalah sebuah keistimewaan. Anda memimpin sebuah tim, membawa nama negara. Itu bisa menjadi kutukan, atau justru anugerah,” ujar Herdman menanggapi potensi kritik dan perundungan di media sosial.
Pelatih berusia 50 tahun itu berkomitmen mengubah tekanan publik menjadi sumber motivasi bagi para pemain.
Baca Juga: Resmi Diperkenalkan ke Publik, John Herdman Ungkap Alasan Terima Tantangan Latih Timnas Indonesia
Ia ingin Skuad Garuda menikmati setiap sorotan, baik pujian maupun kritik, sebagai bahan bakar untuk berprestasi.
“Kami akan mengoptimalkan tekanan itu menjadi anugerah. Itu kesempatan besar, bukan hanya bagi saya, tapi juga untuk para pemain. Saya menikmati momen seperti ini,” tuturnya.
Pernyataan tersebut bukan tanpa dasar. Herdman berkaca pada pengalamannya membawa tim nasional lolos ke Piala Dunia setelah penantian panjang.
Ia mengaku merindukan momen ketika satu negara seakan berhenti sejenak untuk merayakan keberhasilan timnya.
Meski demikian, Herdman meminta para pendukung bersabar. Ia menegaskan bahwa pencapaian besar tidak bisa diraih secara instan.
“Lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Ada negara yang membutuhkan 36 tahun untuk bisa sampai ke sana,” jelasnya.
Herdman juga memuji langkah-langkah progresif yang telah dilakukan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Ia berjanji membawa Garuda naik ke level berikutnya, dengan tekanan publik dijadikan kompas menuju target utama.
“Komitmen saya jelas. Tekanan itu akan mengarahkan kami menuju momen besar tersebut, meloloskan Indonesia ke Piala Dunia. Itulah alasan saya datang ke sini,” tegasnya.
John Herdman dikontrak 2+2 tahun oleh PSSI untuk menangani Timnas Senior dan U-23.
Kontrak tersebut mengikatnya hingga 2027, dengan opsi perpanjangan hingga 2030, sekaligus menargetkan kelolosan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030.
Baca Juga: Komisi II DPR: Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










