Sumardji Pasang Badan Atas Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Endarti | 17 Desember 2025, 17:07 WIB

AKURAT.CO Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menegaskan dirinya mengambil tanggung jawab atas kegagalan Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand. Dia tidak mau menyalahkan orang lain, termasuk Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali.
Timnas Indonesia U-22 memang meraih hasil minor di ajang SEA Games 2025. Skuad Garuda Muda harus terhenti di babak penyisihan grup.
Hasil ini tentu jauh dari apa yang ditargetkan. Di mana Ivar Jenner dan kolega ditargetkan bisa mempertahankan medali emas yang diraih saat SEA Games 2023 yang berlangsung di Kamboja.
Kegagalan Timnas Indonesia U-22 pun tentu menjadi sorotan tajam. Namun tak mau terlalu melebar mencari kambing hitam akan sosok yang harus bertanggung jawab, Sumardji menegaskan kegagalan ini adalah kegagalan bersama bukan kegagalan perorangan.
"Berkaitan dengan kerja kami ini adalah sama-sama, jadi tidak person to person. Ini tanggung jawab bersama, tanggung jawab BTN," ucap Sumardji di Jakarta, Selasa (16/12/25).
Sumardji pun mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. Baginya kegagalan ini, sudah dia sampaikan bersama.
"Kami sudah komunikasi dengan Amali soal penyampaian, intinya dengan ini tugas tanggung jawab itu sudah saya sampaikan," kata Sumardji.
Sebelumnya, ramai pihak yang mengatakan Amali sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan Indonesia dalam SEA Games 2025.
Sebab Zainudin Amali dinilai berbagai pengamat sepak bola nasional sebagai PIC untuk Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2025. Sehingga dirinya wajib bertanggung jawab atas kegagalan skuad Garuda Muda.
Namun Sumardji tidak mau hal ini terus bergulir, dia menegaskan sebagai BTN dan juga Manajer tim Timnas Indonesia U-22, bahwa kegagalan ini menjadi tanggung jawab dirinya.
"Jangan terus dibawa-bawa lagi soal siapa yang harus tanggung jawab. Kegagalan ini tanggung jawab saya, jangan libatkan yang lain. Saya yang bertanggung jawab sepenuhnya," tukas Sumardji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









