Cedera di Kaki Kiri, Adam Alis Bakal Absen Bela Persib Bandung

AKURAT.CO Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengatakan Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, harus menepi dalam satu atau dua pertandingan Persib Bandung ke depan, karena cedera di kaki kirinya.
Diketahui, Adam Alis cedera saat membela Persib Bandung melawan Selangor FC dalam lanjutan Asia Championship League Two (ACL), yang berlangsung di Stadion MBPJ, Petaling Jaya, Malaysia , 6 November lalu.
"Bukan cedera yang serius, tapi dia mungkin tidak akan bermain dalam 1-2 pertandingan," ucap Bojan Hodak dalam situs resmi Persib Bandung, dikutip Rabu (19/11/2025).
Baca Juga: Persib Balikkan Keadaan di Selangor, Adam Alis Tegaskan Mentalitas Pantang Menyerah Maung Bandung
Karena cedera ini juga membuat Adam Alish harus absen dalam latihan rutin Persib Bandung, yang berlangsung di Lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sejak Senin (17/11/2025).
Namun di luar cedera yang dialami Adam Alis, dirinya juga sedang diburu oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Kabar ini diutarakan Media Malaysia, Kosmo. Adam I Ari untuk dimintai keterangannya.
Hal ini berkaitan dengan narasi Adam Alis yang diduga menghina dan menuduh Unit Rondaan Bermotosikal (URB) atau unit patroli yang menggunakan sepeda motor untuk melakukan pemantauan hingga pengawasan.
Peristiwa bermula ketika beberapa pemain Persib, di antaranya Adam Alis, Robi Darwis, hingga Saddil Ramdani, diberhentikan Polisi setempat ketika sedang berada di sebuah mobil di Malaysia.
Baca Juga: Persib vs Selangor: Sumbang 1 Gol, Adam Alis Sebut Maung Bandung Sukses Manfaatkan Peluang Babak I
Atas kasus ini, PDRM berencana menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Bahkan Interpol juga dilibatkan untuk meminta keterangan Adam Alis. Kepala Polisi Selangor, Datuk Shazeli Kahar, mengungkapkan bahwa langkah itu diambil karena Adam Alis telah kembali ke Indonesia.
"PDRM sedang berkomunikasi erat dengan mitra strategis di negara tersebut untuk membantu polisi melengkapi penyelidikan. Ini termasuk mendapatkan kerja sama dari Polri. Kami juga memiliki perwakilan PDRM di kedutaan kami di negara tersebut untuk membantu mengambil keterangan," ujar Datuk Shazeli Kahar.
Dia menambahkan, memang hal ini membutuhkan waktu untuk memintai keterangan Adam Alis. "Ini karena kami masih berkomunikasi dengan Interpol dan mitra strategis di negara itu. Ini membutuhkan sedikit waktu," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









