AKURAT.CO, Persib Bandung angkat suara usai mendapat hukuman sanksi ratusan juta rupiah oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Persib menghargai dan siap mematuhi setiap ketetapan yang berlaku.
Melalui Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, Persib menerima putusan tersebut dan siap bertanggung jawab.
“Putusan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kedisiplinan adalah hal penting dalam penyelenggaraan pertandingan,” ucap Adhitia dalam situs resmi Persib Bandung, Sabtu (15/11).
Baca Juga: Akui Bobotoh Rusak GBLA, Viking Persib Club Bantu Dana Perbaikan
“Kami menghargai proses yang ditempuh Komite Disiplin dan akan mematuhi setiap ketetapan yang berlaku."
Persib Bandung panen hukuman denda dari Komdis PSSI sehubungan laga melawan Bali United di lanjutan Super League 2025-2026.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, ini setidaknya Persib Bandung dijatuhi tiga hukuman.
Pelanggaran pertama ialah hadirnya suporter Persib sebagai tim tamu yang berdasarkan regulasi liga masih tidak diperbolehkan. Atas pelanggaran ini, Persib Bandung dijatuhi denda sebesar Rp25 juta.
Hukuman kedua yakni pelanggaran berkaitan dengan penyalaan flare (suar) di beberapa titik tribun yang menghasilkan denda sebesar Rp60 juta.
Pelanggaran ketiga ialah pelemparan botol air minum kemasan dari area tribun Selatan dan dikenakan denda sebesar Rp30 juta.
Baca Juga: Komdis PSSI Denda Persib Bandung Rp70 Juta karena 4 Pelanggaran, 2 Dilakukan Bobotoh
Total dari ketiga hukuman ini Persib Bandung dijatuhi hukuman denda sebesar Rp115 juta.
Adhit mengajak Bobotoh selaku suporter setia Persib Bandung untuk terus menjaga sikap agar tidak merugikan tim.
“Kami juga terus mengajak Bobotoh menjaga perilaku saat mendukung tim, baik di kandang maupun tandang, agar Persib tidak mengalami kerugian serupa pada laga berikutnya," ujar Adhit.
Dia menegaskan betapa pentingnya mematuhi aturan mengenai larangan suporter tim tamu untuk hadir langsung di stadion saat tim kesayangan mereka melakoni laga away.
“Saat ini, masih ada regulasi yang harus kita hormati bersama. Berdasarkan Regulasi Liga 1 2025-2026 Pasal 5 Ayat 7 tentang keamanan dan kenyamanan, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, suporter tim tamu masih dilarang hadir langsung di stadion,” kata Adhit.
Meski begitu Adit menyadari kerinduan Bobotoh mendukung langsung Persib Bandung saat melakoni laga away. Namun peraturan tetap peraturan yang harus dipatuhi.
“Kami memahami kerinduan Bobotoh untuk mendampingi tim di manapun kami bertanding, tapi aturan ini berlaku untuk semua klub dan harus kita patuhi demi keselamatan bersama," ucapnya.
"Kami percaya Bobotoh bisa menunjukkan kedewasaan dalam mendukung Persib. Semangat dan loyalitas Bobotoh adalah kekuatan besar bagi tim, dan kami ingin energi positif itu tetap tersalurkan tanpa melanggar aturan apa pun," katanya.