Akurat

Aston Villa Larang Suporter Maccabi Tel Aviv Datang, Perdana Menteri Inggris Mengecam

Badri | 17 Oktober 2025, 16:05 WIB
Aston Villa Larang Suporter Maccabi Tel Aviv Datang, Perdana Menteri Inggris Mengecam

AKURAT.CO, Keputusan Aston Villa melarang suporter klub Israel, Maccabi Tel Aviv, untuk datang ke kandang mereka pada pertandingan Liga Europa 2025-2026 memicu perdebatan banyak pihak berpengaruh di Inggris.

Salah satunya bahkan datang dari Perdana Menteri Inggris sendiri, Keir Starmer. Menurut Starmer keputusan tersebut adalah hal yang salah dan berbau “antisemit”.

“Ini adalah keputusan yang salah. Kami tidak akan menoleransi antisemitisme di jalan-jalan kita,” kata Keir Starmer sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Baca Juga: Wakil Presiden FIFA Tegaskan UEFA Harus Segera Ambil Keputusan Soal Posisi Israel

Aston Villa melarang suporter Maccabi Tel Aviv menghadiri laga di Stadion Villa Park, Aston, Inggris, 6 November mendatang, setelah mendengarkan saran dari pihak pemberi sertifikat keamanan.

Keputusan ini didukung oleh Kepolisian West Midlands yang menaungi kawasan tempat Stadion Villa Park berada. Polisi menyebut bahwa laporan intelijen mengindikasikan bahwa kehadiran suporter Tel Aviv berpotensi menciptakan situasi “risiko tinggi”.

Keir Starmer mengkritik keputusan Kepolisian West Midlands. Menurutnya, polisi harus bisa memastikan keamanan seluruh penggemar sepakbola untuk bisa menikmati pertandingan.

“Tanpa ketakutan atas kekerasan atau intimidasi,” kata Starmer.

Keputusan ini diambil konon berdasarkan peristiwa yang terjadi di Amsterdam, Belanda, ketika Maccabi Tel Aviv bermain tandang melawan Ajax Amsterdam pada 7 November tahun lalu.

Ketika itu suporter Maccabi Tel Aviv disebut merobek bendera Palestina yang berada di salah satu gedung setempat dan meneriakkan ungkapan “fuck you, Palestine” serta melakukan aksi vandal terhadap sebuah taksi.

Baca Juga: Sejumlah Suporter Israel Diserang di Amsterdam di Sela Laga Ajax vs Maccabi Tel Aviv

Selepas pertandingan, Walikota Amsterdam melaporkan bahwa telah terjadi tindakan pemukulan terhadap suporter Maccabi. Dampaknya adalah lima orang dibawa ke rumsah sakit dan sekitar 20-30 orang lainnya mengalami cedera.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, mengecam keputusan ini. “Keputusan memalukan! Saya meminta otoritas Inggris untuk membatalkan keputusan pengecut ini,” tulis Sa’ar melalui akun X-nya.

Adapun kelompok Kampanye Solidaritas Palestina justru meminta laga Villa vs Tel Aviv dibatalkan.

“Tim sepakbola Israel tidak seharusnya bermain di turnamen internasional selama mereka melakukan genosida dan apartheid,” tulis Kampanye Solidaritas Palestina di akun X.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Inggris, Ian Murray, mengatakan bahwa pihaknya akan mencari jalan keluar atas larangan tandang terhadap suporter Maccabi Tel Aviv.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H