Hansi Flick Bantah Garis Pertahanan Tinggi Biang Kekalahan Barcelona Atas Sevilla

AKURAT.CO, Hansi Flick akhirnya mengalami kekalahan terbesarnya sejak melatih Barcelona di pertandingan melawan Sevilla. Flick menyaksikan Barcelona kalah dengan skor 1-4 di kandang Sevilla, Minggu (5/10).
Selain kekalahan terbesar, hasil di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, itu terjadi beruntun setelah Barcelona dikalahkan oleh Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions beberapa hari sebelumnya.
Hansi Flick mencatat bahwa salah satu kesalahan pasukannya adalah tak memberikan reaksi yang tepat ketika lawan memilih bermain satu lawan satu. Juga ketika dua gelandang mereka, Pedri dan Frenkie De Jong, dikepung.
Baca Juga: Sevilla vs Barcelona: Lewandowski Gagal Cetak Gol Penalti, Barcelona Dipermalukan Sevilla 4-1
“Kami harus menganalisa semua hal, melatihan hal-hal yang tidak berhasil, bagaimana bermain di ruang-ruang berbeda,” kata Hansi Flick sebagaimana dipetik dari AS.
“Mereka ingin bermain satu lawan satu, dan kami tidak tahu bagaimana bereaksi. Mereka mengontrol Pedri dan De Jong, tetapi masalahnya juga mengepung (ketika) memegang bola.”
Eks Pelatih Bayern Munchen dan Tim Nasional Jerman itu juga tak setuju bahwa sistem permainannya menjadi biang kekalahan melawan Sevilla.
Ini sehubungan kritik terhadap Flick terhadap sistem permainanya yang menerapkan garis pertahanan tinggi pasca Barcelona dikalahkan PSG.
“Saya pikir ini bukan soal sistem dan struktur,” kata Flick.
Baca Juga: Hansi Flick Akui Barcelona Tak Selevel PSG, Tampil di Bawah Standar Terbaik
“Saya kira kami melakukan kesalahan-kesalahan serius di babak pertama. Saya tidak mau berlarut-larut dalam hal-hal yang terjadi hari ini, tetapi penampilan kami di babak pertama tidak bagus.”
Flick juga tak menganggap bahwa kekalahan atas Sevilla adalah yang paling menyakitkan baginya. Pelatih asal Jerman itu justru menyebut disingkirkan Inter Milan di semifinal Liga Champions musim lalu adalah yang paling berat.
“Yang paling berat jelas semifinal di Milan. Saya harus menerima kekalahan ini dan melihatnya dari sisi positif,” kata Flick.
Selepas ini, Barcelona akan beristirahat selama 12 hari untuk jeda internasional sebelum kembali bertanding pada 18 Oktober menghadapi Girona dalam derbi Katalunya.
Kekalahan atas Sevilla juga membuat Barcelona kembali turun ke peringkat kedua klasemen sementara La Liga Spanyol 2025 2026 dengan selisih dua angka dari Real Madrid yang berada di posisi puncak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









