Akurat

Tekanan Pencoretan Timnas Israel untuk Piala Dunia 2026 Menguat di UEFA, AS Menentang

Badri | 26 September 2025, 14:35 WIB
Tekanan Pencoretan Timnas Israel untuk Piala Dunia 2026 Menguat di UEFA, AS Menentang

AKURAT.CO, Wacana pelarangan Israel berpartisipasi di Piala Dunia 2026 semakin mengemuka. Terakhir, dikabarkan bahwa Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) berencana melakukan pertemuan untuk membahas pelarangan Israel.

Pembicaraan mengenai pencoretan Israel dari Piala Dunia diawali dengan usulan sebuah panel yang terdiri dari para ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez untuk memberi sanksi terhadap Israel.

Alasannya tak lain karena pernyataan PBB bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap masyarakat Palestina di Gaza. BBC mencatat bahwa sampai saat ini tercatat 65.419 jiwa tewas akibat invasi militer Israel ke Gaza.

Baca Juga: UEFA Gelar Spanduk Desak Israel Setop Kekerasan di Gaza

“Olahraga harus menolak persepsi bahwa ini dijalankan seperti biasa,” kata panel ahli PBB dalam pernyataannya meminta FIFA dan UEFA mencoret partisipasi Israel dari sepakbola internasional.

Sebagai responsnya, Amerika Serikat yang akan bertindak sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko menyatakan bahwa mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk mencegah usaha mencoret Israel.

“Kami akan bekerja sepenuhnya menghentikan sebarang usaha untuk melarang Tim Nasional Israel di Piala Dunia,” kata juru bicara Departemen Kenegaraan Amerika Serikat.

Adapun Tim nasional Israel saat ini tergabung di Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka untuk sementara berada di posisi kesembilan dengan sembilan angka di bawah Norwegia dan Italia.

Baca Juga: Sejumlah Suporter Israel Diserang di Amsterdam di Sela Laga Ajax vs Maccabi Tel Aviv

Israel dijadwalkan bertandang ke markas Norwegia pada pertandingan ketujuh di Stadion Ullevaal, Oslo, 11 Oktober, dan menghadapi Italia untuk pertandingan kedelapan di Udinese, 14 Oktober.

Peluang UEFA untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel kali ini cukup terbuka. Salah satu sumber senior di UEFA menyebut bahwa beberapa figur di level elite lembaganya menginginkan tindakan terhadap Israel.

“Pemahaman kami adalah bahwa kepemimpinan UEFA ingin melihat beberapa aksi dalam hal ini,” kata sumber tersebut.

“Belum ada yang terkonfirmasi dan dijadwalkan. Tetapi ada tekanan baru, level tinggi, dari beberapa negara berbanding sebulan yang lalu.”

Tekanan terhadap Israel di arena olahraga semakin menguat dalam beberapa waktu terakhir. Yang paling mencolok adalah demonstrasi pro-Palestina di lomba balap sepeda tahunan Vuelta E Espana, awal September ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H