Penguasaan Bola Man City Lawan Arsenal Cuma 32,8 Persen, Pep Guardiola Kini Jajal Catenaccio?

AKURAT.CO, Situs salah satu surat kabar olahraga terkemuka di Spanyol, AS, punya cara yang unik namun cukup satir untuk menggambarkan statistik permainan Manchester City melawan Arsenal di pekan kelima Liga Primer Inggris 2025-2026.
“El ‘catenaccio’ era esto, Pep”, demikian bunyinya. Dalam terjemahan sederhana Bahasa Indonesia, kalimat tersebut bisa berarti “Inilah catenaccio-nya Pep”.
Catenaccio, sebagaimana dunia tahu, adalah sistem permainan bertahan yang khas Italia. Menjadi satir karena Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang gandrung menyerang dan cenderung anti-bertahan.
Baca Juga: Hasil Arsenal vs Manchester City: Gabriel Martinelli Jadi Pahlawan Arsenal
Namun, tren agak bergeser dalam lawatan Manchester City ke kandang Arsenal di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (21/9). Pasalnya, di laga tersebut City justru bermain bertahan.
Statistik menunjukkan bahwa skuad asuhan Pep Guardiola hanya menguasai 32,8 persen kepemilikan bola. Terendah dalam sejarah 601 pertandingan sang pelatih yang tim-timnya selalu dikenal menguasai lebih dari 60 persen kepemilikan bola.
Pep Guardiola punya alasannya. Menurutnya, menghadapi Arsenal yang dianggapnya lebih baik, Manchester City harus bertahan lebih dalam meski Guardiola sejatinya tak menyukai taktik seperti itu.
“Kami tidak berusaha bermain seperti itu, tetapi ketika lawan lebih baik, kami bertahan lebih dalam dan melakukan serangan balik, meskipun itu bukan niat kami,” kata Guardiola.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Liverpool Unggul 5 Poin di Puncak, Manchester City Posisi 9
“Saya lebih suka untuk tidak melakukan itu, tetapi di level ini Anda harus (melakukannya). Saya mencari poin, dan terkadang di beberapa laga kami harus beradaptasi.”
City sendiri lumayan sukses dengan taktik tersebut sejalan mereka unggul cepat melalui gol Erling Haaland di menit kesembilan.
Namun, kemenangan di depan mata buyar setelah Arsenal menyamakan kedudukan lewat Gabriel Martinelli di menit ke-90+3.
Hasil di kandang Arsenal adalah hasil imbang kedua bagi City di Liga Primer musim ini. Mereka untuk sementara harus puas di peringkat kesembilan dengan tujuh poin atau berjarak delapan poin dari Liverpool di posisi teratas.
Patut ditunggu, apakah Guardiola akan kembali menerapkan catenaccio-nya melawan tim-tim besar di Liga Primer musim ini. Terutama melawan juara bertahan Liverpool yang dijadwalkan pada 9 November untuk jadwal pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









