Akurat

Ribut dengan Suporter Liverpool di Anfield, Diego Simeone Menyesal Meski Punya Alasan

Hervin Saputra | 18 September 2025, 16:45 WIB
Ribut dengan Suporter Liverpool di Anfield, Diego Simeone Menyesal Meski Punya Alasan

AKURAT.CO, Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku menyesal atas perselisihannya dengan suporter Liverpool di menit-menit akhir pertandingan Liga Champions 2025-2026 di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu (17/9).

BBC menyebut bahwa Diego Simeone mulai bertikai dengan suporter setelah ia diprovokasi sejalan Liverpool mencetak gol kemenangan atas Atletico Madrid oleh Virgil Van Dijk di menit ke-90+2.

Diego Simeone tampak menghampiri ofisial keempat untuk melakukan protes dalam posisi ia dijaga pengawas pertandingan. Ketika itu, pelatih asal Argentina itu sudah berhadap-hadapan dengan suporter Liverpool.

Baca Juga: Hasil Liga Champions: Liverpool Menang Dramatis, PSG Puncaki Klasemen Usai Menang 4 Gol

“Pertama, saya menyesalkan apa yang saya lakukan. Jelas kami berada dalam suatu posisi di mana kami tidak punya hak untuk bereaksi dan tidak bagus ketika kami bereaksi,” kata Simeone usai laga.

Pun demikian, Simeone punya alasannya sendiri. Menurutnya, suporter Liverpool melontarkan ujaran “hinaan” kepada timnya sepanjang pertandingan di mana tuan rumah unggul cepat dua gol di enam menit pertama.

Simeone mengakui hilang kendali ketika serangan dari suporter terhadap bench Atletico Madrid semakin menjadi selepas gol ketiga Liverpool. Terlebih Atletico timnya sempat menyamakan kedudukan melalui brace Marcos Llorente.

“Tidak mudah berada di posisi di mana kami berada dan menerima hinaan selama pertandingan,” kata Simeone.

“Saya melihatnya dari jauh setelah gol ketiga. Saya melihat gol ketiga masuk dan saya berbalik (ke arah bench), hinaan berlanjut, dan ya, saya seorang manusia (biasa).”

Baca Juga: Liverpool vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Tanpa Julian Alvarez dalam Lawatan ke Anfield

Pada saat yang sama, Simeone juga tak menjelaskan secara rinci bentuk hinaan yang dilakukan suporter Liverpool. Menurutnya, apa yang terjadi di Anfield adalah konsekuensi yang harus dihadapi sebagai seorang pelatih.

“(Kejadian) sebenarnya saya tidak ingat persis. Saya tidak mau masuk ke dalam situasi itu,” ucap Simeone.

“Hal yang saya tahu adalah saya harus menjaga posisi saya. Saya harus tahu bagaimana menghadapi semua yang terjadi di depan area latihan, dan tahu saya tidak bisa membereskan masyarakat.

“Saya, dan manajer siapapun, harus menjalani ini karena ini terjadi sepanjang waktu.”

Setelah ini, Atletico akan kembali ke kandang untuk menjamu wakil Jerman, Eintracht Frankfurt, di laga kedua Liga Champions 2025-2026 pada Selasa (30/9).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H