Mees Hilgers Absen Bela Timnas Indonesia karena Masih Cari Klub, Ini Respons Erick Thohir

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat suara mengenai Mees Hilgers yang memilih absen membela Timnas Indonesia karena sedang fokus mencari klub baru. Menurut Erick, PSSI mencoba suportif terhadap para pemainnya.
“Tentu kembali kita harus proaktif dan suportif terhadap pemain,” ucap Erick Thohir saat ditemui di Kementerian Hukum, Kuningan, Rabu (3/9).
Mees Hilgers memang dipastikan tidak memenuhi panggilan Timnas Indonesia untuk melawan Taiwan dan Lebanon dalam FIFA Matchday September ini.
Baca Juga: Fokus Pindah Klub, Mees Hilgers Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Taiwan dan Lebanon
Mees Hilgers diketahui sedang fokus mencari tim baru usai dirinya tidak masuk skema FC Twente. Padahal Mees Hilgers masih memiliki kontrak satu musim lagi bersama FC Twente.
Hingga saat ini Mees Hilgers belum menemui klub baru. Mirisnya sejumlah kompetisi di Eropa sudah menutup jendela transfer pemain.
Mees Hilgers sejatinya hampir saja bergabung bersama tim Prancis, Stade Brest. Akan tetapi kesepakatan ini batal karena Mees Hilgers tidak memiliki waktu cukup untuk melakukan tes medis.
Baca Juga: Kenapa Mees Hilgers Batal Gabung Stade Brest, Klub Liga Champions?
“Sepertinya kemarin dia ada transfer yang tidak terjadi, mungkin administrasi antara klubnya, kita juga harus kasih kesempatan," kata Erick Thohir.
Erick menghormati pilihan Mees Hilgers yang harus absen membela Timnas Indonesia. Sebab PSSI juga ingin mendukung karier pemain tersebut di sepakbola Eropa.
“Walau bagaimana kan pilihan para pemain ini, apakah bermain di liga kita, apakah bermain di luar negeri, tentu kita harus dukung juga kariernya mereka. Ini menjadi bagian kita konsolidasi," ucapnya.
Seperti diketahui Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Taiwan pada 5 September, kemudian tiga hari berikutnya jumpa Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









