Lucas Chevalier Starter di Laga PSG vs Tottenham, Perkuat 'Kode' Hengkangnya Gianluigi Donnarumma

AKURAT.CO, Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, semakin terbuka dengan isyarat untuk melepas kiper terbaiknya, Gianluigi Donnarumma.
Sinyalemen itu ditunjukkannya dengan memasang kiper anyar PSG, Lucas Chevalier, di laga Piala Super Eropa 2025 melawan Tottenham Hotspur, di Stadion Friuli, Udine, Italia, Rabu (13/8).
BBC menyebut keputusan Luis Enrique memasang Lucas Chevalier yang belum sepekan direkrut dari Lille menggantikan posisi Gianluigi Donnarumma itu sebagai “brutal call”.
Baca Juga: Debut Lucas Chevalier di PSG dari Blunder Jadi Pahlawan!
Tak lain karena Gianluigi Donnarumma adalah kiper yang memiliki peran kunci dalam kesuksesan PSG meraih trigelar musim lalu. Pada saat yang sama, kiper asal Italia berusia 26 tahun itu dianggap sebagai kiper terbaik dunia saat ini.
Mengingat posisi dan rekam jejak yang sudah ditunjukkan oleh Donnarumma, jelas tidak mudah bagi Lucas Chevalier untuk menjawab kesempatan yang diberikan Luis Enrique.
Namun demikian, Lucas Chevalier menampilkan kepantasannya dengan membawa PSG menang adu penalti melawan Tottenham. Chevalier menepis sepakan penendang ketiga Tottenham, Micky Van De Ven, dalam situasi PSG tertinggal 1-2.
PSG akhirnya menang penalti 3-4 setelah bola sepakan penendang keempat Tottenham, Matthys Tel, melebar ke samping gawang.
Sukses ini kian dramatis karena sejatinya Les Parisien tertinggal 0-2 sebelum menyamakan kedudukan 2-2 di waktu reguler.
Enrique sendiri secara terbuka mengatakan bahwa ia bertanggungjawab penuh dengan keputusan menggantikan Donnarumma dengan Chevalier. Pelatih asal Spanyol ini menganggap Donnarumma bukan tipe kiper yang dibutuhkan timnya saat ini.
Baca Juga: Enggak Guna Lagi, PSG Jual Donnarumma Obral Harga Murah!
“Donnarumma adalah salah satu kiper terbaik di dunia, tak perlu diragukan, dan bahkan lebih terbaik sebagai seorang pribadi,” kata Enrique sebagaimana dipetik dari ESPN.
“Tetapi in adalah kehidupan pesepakbola level tinggi. Saya 100 persen bertanggung jawab atas keputusan sulit ini. Jika ini mudah, siapapun akan melakukannya. Keputusan-keputusan ini berhubungan dengan profil kiper yang dibutukan tim saya.”
Konon, Enrique memilih melepas Donnarumma karena eks kiper AC Milan itu kurang piawai memainkan bola dengan kakinya. Adapun Donnarumma sendiri mengaku kecewa dengan keputusan sang pelatih.
“Untuk pendukung Paris yang spesial, sejak hari pertama saya datang, saya memberikan semuanya–di dalam dan di luar lapangan–untuk mendapatkan posisi saya dan menjaga gawang Paris Saint-Germain,” tulis Donnarumma di akun Instagramnya.
“Sayangnya, seseorang telah memutuskan bahwa saya tidak lagi bagian dari grup dan bisa menyumbang untuk kesuksesan tim. Saya kecewa dan patah semangat.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









