Akurat

Jepang Terbuka: Lanny/Fadia Melaju ke 16 Besar, Leo/Bagas Langsung Tersingkir di Laga Perdana

Leo Farhan | 15 Juli 2025, 20:23 WIB
Jepang Terbuka: Lanny/Fadia Melaju ke 16 Besar, Leo/Bagas Langsung Tersingkir di Laga Perdana
 
AKURAT.CO, Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil mengamankan tiket babak 16 besar Jepang Terbuka 2025 usai menundukkan wakil Australia, Gronya Somerville/Angela Yu.
 
Meski di atas kertas lebih diunggulkan di laga pembuka Jepang Terbuka kali ini, Lanny/Fadia tidak lengah dan mampu tampil disiplin dengan menerapkan pola permainan yang telah dipersiapkan.
 
Alhasil, Lanny/Fadia akhirnya meraih kemenangan 21-7 dan 21-13 di laga Jepang Terbuka di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Selasa (15/7).
 
 
Walau mampu unggul cukup jauh pada game pertama, laga berjalan dengan reli-reli panjang karena kedua pasangan masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang lambat.
 
Pada game kedua, Lanny/Fadia coba merubah pola permainan untuk tampil lebih agresif. Sayang, perubahan pola permainan itu justru membuat mereka kehilangan banyak poin lantaran kerap melakukan kesalahan sendiri.
 
"Di gim pertama kami coba bermain lebih bertahan jadi akhirnya banyak reli, tapi di gim kedua kami balik menyerang dengan arah yang berbeda-beda. Tapi malah banyak juga mati sendiri jadi lawan banyak dapat poin dari kesalahan itu," kata Lanny usai laga melalui keterangan resminya.
 
Di babak 16 besar, Lanny/Fadia akan menghadapi pasangan tuan rumah Mizuki Otake/Miyu Takahashi yang tampil mengejutkan dengan menyingkirkan unggulan kelima asal China, Li Yi Jing/Luo Xu Min.
 
"Kami akan siapkan mental dan pikirannya, harus siap capek karena mereka sangat ulet dan punya serangan yang lumayan bagus," kata Fadia.
 
 
Sebaliknya, hasil mengecewakan justru datang dari sektor ganda putra. Unggulan kedelapan, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, tersingkir di babak 32 besar setelah dikalahkan pasangan Chinese Taipei, Liu Kuang Heng/Yang Po Han, dengan skor 15-21 dan 19-21.
 
Bagas mengakui performa mereka jauh dari optimal. Bahkan ketika sempat unggul di gim kedua, mereka gagal menjaga momentum akibat banyak melakukan kesalahan sendiri.
 
"Permainan tadi sangat-sangat kurang, baik di gim pertama maupun kedua. Di gim kedua kami sudah unggul tapi tidak berhasil memanfaatkan keuntungan itu, banyak mati sendiri dan buang-buang poin," kata Bagas.
 
Leo pun mengamini penilaian rekannya. Ia menyebut faktor teknis turut berperan dalam kekalahan, terutama pengembalian bola yang tidak akurat.
 
"Saya tidak bisa banyak memancing bola di depan, lalu pengembalian saya juga banyak salah. Harusnya lurus malah banyak silang," kata Leo.
 
Meskipun baru kembali dari cedera, Leo menegaskan bahwa secara fisik dirinya sudah tidak mengalami kendala berarti. Komunikasi dengan Bagas pun tetap berjalan baik.
 
Kekalahan yang diderita oleh Leo/Bagas ini menjadi evaluasi penting bagi sektor ganda putra Indonesia yang tengah membidik konsistensi menjelang turnamen-turnamen besar selanjutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H