AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mempertanyakan penetapan regulasi baru soal jumlah pemain asing di Indonesia Super League (sebelumnya Liga 1).
Regulasi ini membolehkan setiap tim mendaftarkan sebelas pemain asing namun hanya delapan pemain yang bakal berada di daftar susunan pemain.
Regulasi terkait pemain asing ini ditetapkan I League (sebelumnya PT Liga Indonesia Baru) sebagai operator kompetisi sepakbola selepas Rapat Umum Pemegang Saham beberapa hari lalu.
Baca Juga: Ketuk Palu! LIB Tetapkan Klub Liga 1 2025-2026 Boleh Daftarkan 11 Pemain Asing
Jumlah regulasi pemain asing ini pun lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya. Di mana pada musim sebelumnya hanya delapan pemain dan hanya enam pemain yang boleh bermain di lapangan.
“Saya tidak tahu apa sebenarnya niat Liga? Apakah memang ingin membuat kompetisi lebih kuat?” ucap Mauricio Souza di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, beberapa hari lalu.
Pelatih asal Brasil ini menilai bahwa jika regulasi tersebut memang untuk meningkatkan kualitas kompetisi ini, maka menjadi memiliki nilai positif. Karena memang bisa memberikan tantangan lebih bagi pemain lokal.
Baca Juga: Singgung Patrick Kluivert dan Timnas Indonesia, APPI Kritik Regulasi 11 Pemain Asing
“Jika iya maka para pemain lokal bisa menghadapi lawan yang lebih tangguh, bermain bersama dan melawan pemain-pemain asing yang hebat," ucap Mauricio Souza.
“Mereka akan berlatih dan bertanding dengan pemain-pemain berkualitas tinggi."
Tetapi Souza juga mengingatkan akan adanya potensi buruk dari kebijakan ini. Sebab banyaknya pemain asing bisa mengurangi peran pemain lokal dan membuat klub ketergantungan dengan kekuatan pemain asing.
“Tapi tentu kita juga harus berhati-hati agar liga tidak berubah menjadi ajang dominasi pemain asing saja,” kata Mauricio Souza.