AKURAT.CO Arema FC resmi mendatangkan penjaga gawang Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Dia adalah Adi Satryo yang didatangkan untuk memperkuat Arema FC di Liga 1 2025-2026.
Mendatangkan Adi Satryo pun membuka pergerakan Arema FC di bursa transfer Liga 1 2025-2026. Sebab, memang Adi merupakan rekrutan pertama tim berjuluk Singo Edan di persiapan Liga 1 2025-2026.
Baca Juga: Temani Istri Lahiran, Adi Satryo Absen Latihan Bareng Timnas Indonesia
Adi Satryo sudah bergabung bergabung dan mengikuti sesi latihan bersama tim Arema FC. Keputusan mantan penjaga gawang PSIS Semarang itu untuk hijrah ke Malang bukan tanpa alasan.
Dia mengakui bahwa kepindahannya ke Arema adalah bagian dari upayanya menyelamatkan masa depan di dunia sepakbola profesional.
“Yang pasti, saya gabung Arema untuk karier saya pribadi, demi masa depan saya," buka Adi Satryo dinukil dari situs resmi Liga.
Selain itu penjaga gawang Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong ini menilai Arema adalah salah satu tim besar di kompetisi Indonesia. Bahkan Arema juga memiliki basis suporter yang cukup besar juga.
"Suporter bagus, semuanya bagus, dan menurut saya akan menjadi sesuatu ke depannya, jadi hal yang baik,” tutur Penjaga gawang berusia 23 tahun itu.
Baca Juga: Persija Jakarta vs Arema FC: Sempat Unggul Lebih Dulu, 9 Pemain Macan Kemayoran Takluk
Seperti diketahui, musim lalu menjadi periode sulit baginya bersama PSIS yang harus terdegradasi ke Liga 2. Meski selama dimainkan sebanyak 17 kali mampu mencatatkan tujuh clean sheet dan kebobolan sebanyak 25 gol.
Kepindahannya ke Arema FC juga melalui proses yang tidak mudah, berlangsung cukup rumit dan melelahkan, terutama karena ada beberapa tahapan yang harus disepakati oleh kedua klub.
“Cukup rumit dan mendadak, tapi alhamdulillah. Sebelumnya sudah ada kesepakatan verbal, tapi kan harus ada kesepakatan kedua belah pihak antar tim yang sedikit panjang dan lumayan melelahkan,” ujar Adi Satryo.
Meski demikian, semua hambatan telah berhasil diselesaikan dan kini dia siap membuka lembaran baru bersama Arema FC. Menambah kekuatan tim di bawah mistar gawang dan membuka harapan barunya untuk kembali bersinar di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini.
“Alhamdulillah semuanya selesai, dan saya bisa fokus untuk menata karier saya ke depannya,” pungkasnya.