Thom Haye Tunggu Hasil Drawing Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

AKURAT.CO Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye belum mau bicara banyak mengenai Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Bagi Thom Haye dia menunggu hasil drawing untuk putaran keempat nanti.
Timnas Indonesia memang melanjutkan perjuangan untuk tampil di panggung Piala Dunia 2026 melalui putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga: Persija Jakarta Bidik Thom Haye, Mohammad Prapanca: Tahu Aja!
Skuad Garuda bakal bersaing dengan lima negara lainnya untuk merebut dua tiket tampil langsung di panggung Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
Kelima negara pesaing Timnas Indonesia adalah Arab Saudi, Oman, Uni Emirat Arab, Qatar dan juga Irak.
Nantinya keenam negara ini akan dibagi dalam dua grup dan drawing baru akan dilakukan pada17 Juli mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia.
Disinggung akan perjuangan Timnas Indonesia di putaran keempat nanti, Thom Haye masih belum bisa banyak bicara. Sebab dia masih menanti Timnas Indonesia akan berada satu grup dengan siapa saja dari hasil drawing nanti.
“Saya pikir saat ini jawabannya kita lihat nanti karena tentunya kami harus menunggu hasil drawing,” ucap Thom Haye dalam YouTube The Haye Way.
Thom Haye mengaku bahwa dia baru bisa bicara lebih dalam saat hasil drawing telah keluar dan Timnas Indonesia bakal menghadapi siapa saja di putaran keempat nantinya.
“Dari situ kita tahu lawan yang akan kami hadapi dan bermain di mana.”
“Jadi mungkin kami bisa bicara lebih mendalam saat waktunya lebih dekat,” tukas pemain yang kerap disapa the Profesor ini.
Seperti diketahui untuk putaran keempat nanti akan berlangsung pada 8-14 Oktober di Qatar atau Arab Saudi sebagai lokasi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga: Sebut Timnas Indonesia Bakal TC di Bali, Thom Haye Senang karena Bisa Kumpul Lebih Lama
Di putaran keempat tentu Timnas Indonesia akan melewatkan hadangan lebih sulit. Skuad Garuda bakal berada di pot terakhir bersama Oman.
Sementara itu, pot pertama bakal diisi oleh Arab Saudi dan Qatar. Sedangkan Pot kedua dihuni oleh Irak dan Uni Emirat Arab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









