Thomas Tuchel Mengaku Sulit Tidur setelah Kekalahan Timnas Inggris atas Senegal

AKURAT.CO, Thomas Tuchel mengaku mulai merasa tekanan yang nyata dalam posisinya sebagai Pelatih Tim Nasional Inggris. Tak lain karena kekalahan Inggris atas Senegal pada pertandingan uji coba di Nottingham, Inggris, Selasa (10/6).
“Saya sangat tidak baik, saya tidak bisa tidur nyenyak semalam. Saya kecewa, malam yang singkat, kami benci kalah,” kata Thomas Tuchel sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya benar-benar tidak senang dengan penampilan (Timnas Inggris) secara keseluruhan. Cara kami kalah, kalah di kandang, bikin saya tidak bisa tidur.”
Baca Juga: Thomas Tuchel Minta FIFA Jadwal Ulang Jeda Internasional Juni Demi Waktu Istirahat Pemain
Inggris kalah 1-3 atas Senegal setelah unggul cepat melalui Harry Kane di menit ketujuh. Pasukan Afrika membalikkan keadaan lewat gol Ismaila Sar di menit ke-40, Habib Diarra di menit ke-62, dan Cheikh Sabaly di menit ke-90+3.
Laga melawan Senegal adalah yang keempat bagi Tuchel sejak ia resmi mulai melatih Tiga Singa pada Januari silam. Sekaligus merupakan kekalahan pertama bagi pelatih asal Jerman tersebut.
Tuchel menilai bahwa dua pertandingan terakhir Inggris (melawan Andorra dan Senegal) tidak berjalan baik bagi pasukannya. Eks Pelatih Chelsea dan Paris Saint-Germain (PSG) itu juga mengaku melakukan eksperimen dalam pemusatan latihan.
“Kami melakukan beberapa eksperimen di pemusatan latihan kedua (tahun ini), tidak semuanya buruk, kami melakukan beberapa hal yang baik tetapi dua laga (terakhir) tidak cukup baik,” ucap Tuchel.
Baca Juga: Timnas Inggris Lumat Irlandia 5-0, Lee Carsley Wariskan Stok Pemain Melimpah untuk Thomas Tuchel
“Saya setuju (Inggris tidak bermain dengan cukup energi yang tinggi), itu pengamatan saya. Kami sudah fokus pada hal itu sejak saya memulai, dengan bagaimana kami bisa mengubah hal itu.”
Pada saat yang sama, kekalahan atas Senegal juga membuat Tuchel mendapat pertanyaan tentang masa depannya selepas memimpin Inggris di Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di Kanada-Meksiko-Amerika Serikat.
“Saya selalu ingin bertahan karena saya menyukai tim dan kesempatan ini, adalah sebuah penghormatan untuk menjadi pelatih Inggris. Saya bisa bilang begitu bahkan setelah kekalahan kemarin,” ucap Tuchel.
Setelah ini Tuchel akan memimpin Timnas Inggris menghadapi Andorra dalam laga Kualifikasi Piala Dunia pada 6 September dilanjutkan menghadapi Serbia pada 9 September.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







