Akurat

Bayern Munchen Tersingkir, Vincent Kompany Menyesal Timnya Gagal Tampil di Final di Kandang Sendiri

Badri | 17 April 2025, 16:31 WIB
Bayern Munchen Tersingkir, Vincent Kompany Menyesal Timnya Gagal Tampil di Final di Kandang Sendiri

AKURAT.CO, Tersingkir di Liga Champions musim ini terasa dengan penyesalan lebih bagi Bayern Munchen. Tak lain karena mereka kehilangan peluang bermain di final yang justru digelar di kandang mereka sendiri, Stadion Allianz Arena.

Emosi tersebut disampaikan oleh Pelatih Bayern Munchen sendiri, Vincent Kompany, selepas laga leg kedua perempat final Liga Champions 2024-2025 kontra Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Rabu (16/4) atau Kamis dini hari WIB.

“Adalah kenyataan yang berat bahwa kami tidak bermain di final Liga Champions di kandang,” kata Vincent Kompany sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Baca Juga: Lautaro Martinez Jadi Man of the Match Inter Milan vs Bayern Munchen

Bayern Munchen harus angkat koper dari Liga Champions setelah mereka kalah agregat 3-4 kontra Inter. Mereka kalah 1-2 di leg pertama di kandang dan imbang 2-2 di leg kedua tandang, semalam.

Kecewaan lain bagi Vincent Kompany adalah karena ia menganggap Bayern Munchen layak lolos ke semifinal. Pasalnya, Die Rotten lebih menguasai permainan di dua leg melawan Inter.

“Kami menyesali beberapa hal di pertandingan pertama dan bahkan lebih lagi di laga kedua. Banyak yang terasa benar hari ini. Kami mendapatkan dukungan luar biasa bagi pendukung,” kata Kompany.

“Ada dua momen di mana kami seharusnya bisa lebih baik, tetapi juga juga harus mengakui kualitas Inter. Tetapi tetap, saya yakni bahwa kami menciptakan lebih banyak peluang mencetak lebih banyak gol ketimbang Inter.”

Baca Juga: Hasil Bayern Munchen vs Inter Milan: Bermain Lebih Defensif, Nerazzuri Menang 2-1 di Allianz

Di sisi lain, semifinal tahun ini merupakan yang kedua bagi Inter sejak ditangani Simone Inzaghi pada musim 2021-2022. Inter bahkan sempat melaju ke final musim 2022-2023 namun sayang mereka dikalahkan Manchester City ketika itu.

Simone Inzaghi sendiri menganggap bahwa kemenangan versus Munchen adalah buah kerja keras pemainnya. Tak lain karena lawan yang ditumbangkan adalah tim sekelas Munchen.

“Malam (pertandingan melawan Munchen) ini akan terkenang oleh kami untuk waktu yang lama. Ini menebus seluruh kerja keras yang sudah kami lakukan,” kata Inzaghi.

“Kami menghadapi sebuah tim besar, tetapi saya beruntung punya pemain hebat yang bermain untuk saya. Para pemain (Inter) bekerja dan berkorban; selamat untuk mereka atas apa yang mereka tampilkan di lapangan.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H