Lakukan Tekel Keras, Kylian Mbappe Terima Kartu Merah Pertama

AKURAT.CO Kylian Mbappe menerima kartu merah pertamanya di Liga Spanyol usai melakukan tekel keras pada Antonio Blanco pada laga Real Madrid melawan Deportivo Alaves. Tekel keras tersebut dilakukan Kylian Mbappe menjelang turun minum.
Real Madrid kini tengah menunggu keputusan resmi yang dikeluarkan dari Komite Disiplin RFEF terkait hukuman yang akan diberikan pada sang pemain bintang tersebut.
Baca Juga: Kylian Mbappe Akhirnya Cetak Gol di La Liga, Ancelotti Sebut tak Ada Tekanan untuk Sang Penyerang
Namun, besar kemungkinan Kylian Mbappe hanya akan menerima hukuman dua laga. Hal tersebut karena, pelanggaran yang dilakukan Kylian Mbappe bukanlah kategori kekerasan.
Hal tersebut juga diperkuat oleh keputusan wasit yang mengatakan tekel yang dilakukan Kylian Mbappe merupakan upaya untuk mengambil bola. Dengan begitu, Real Madrid optimis sang pemain tidak akan diberikan sanksi melebihi dua pertandingan.
Hukuman yang diterima Kylian Mbappe juga tidak akan mempengaruhi jadwal bermain Real Madrid melawan Barcelona dalam laga final Copa Del Rey pada 26 April 2025.
Begitu juga dengan rencana ‘comeback’ Real Madrid melawan Arsenal di pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions.
Jika diberi hukuman dua pertandingan, Kylian Mbappe akan absen melawan Athletic Club dan Getafe di Liga Spanyol. Namun, hal tersebut dapat menjadi momentum bagi Kylian Mbappe untuk istirahat selama 10 hari untuk kemudian tampil melawan Barcelona di final Copa Del Rey.
Baca Juga: Piala Eropa: Belum Pasti Main Lawan Belanda, Kylian Mbappe Berpotensi Pakai Topeng
Kylian Mbappe Minta Maaf pada Antonio Blanco
Kylian Mbappe menunjukkan momen kerendahan hatinya setelah menerima kartu merah dari wasit. Pemain bintang tersebut langsung minta maaf kepada Antonio Blanco usai pertandingan berakhir.
Sikap yang ditunjukkan Kylian Mbappe ini juga menjadi bahan pertimbangan bagi Komite Disiplin RFEF dalam menentukan hukuman yang akan diterima sang pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









