AKURAT.CO, Juara bertahan sektor tunggal putra All England, Jonatan Christie, sedikit kesulitan melewati putaran pertama All England tahun ini saat menghadapi wakil Malaysia, Leong Jun Hao.
Walau berhasil meraih kemenangan straight set di laga pertama All England dengan skor 21-11 dan 21-19 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Selasa (11/3), Jojo-sapaan Jonatan Christie-sempat teringat kekalahannya atas Leong di pertemuan terakhir.
Jojo kalah lewat laga rubber set (21-10, 18-21, dan 20-22) di babak semifinal Kumamoto Masters 2024. Saat itu, setelah unggul jauh 17-10, pebulutangkis tunggal putra peringkat dua dunia itu malah tersusul dan harus kalah.
Situasi tersebut sama seperti yang dihadapi Jonatan pada laga All England kali ini. Jonatan sempat memimpin 14-6 sebelum wakil Malaysia itu perlahan memangkas defisit poin.
"Terbayang dan kepikiran kalau terjadi (tersusul) lagi bagaimana. Itu yang membuat saya kurang fokus, lalu malah ingin cepat-cepaf mematikan," kata Jonatan usai laga lewat keterangan resminya.
"Padahal dari awal saya sudah bermain tidak terburu-buru, cukup tenang dan sabar. Puji Tuhan di poin akhir bisa kembali ketenangannya dan kesabarannya."
Jonatan mengakui bahwa Leong adalah tipe pemain yang mampu tampil all out saat berada dalam tekanan di mana di pertengahan laga dia bisa banyak membuang poin. Namun, ketika sedang tertinggal dan mau mengejar, Leong bisa sangat fokus.
"Permainannya jadi benar-benar rapat, defend-nya bagus, buangan bolanya bagus, serangannya juga bagus. Itu cukup membuat bingung," kata Jojo.
Kemenangan ini mengantarkan Jonatan mengamankan babak kedua untuk menghadapi wakil India, Lakshya Sen, yang lolos usai menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Su Li Yang.
Indonesia masih punya satu wakil lainnya di sektor tunggal putra lewat Chico Aura Dwi Wardoyo. Chico bakal melakoni ujian berat dengan melawan unggulan satu asal China, Shi Yu Qi.