Final BWF: Indonesia tanpa Wakil di Final, Ini Evaluasi Mulyo Handoyo

AKURAT.CO, Indonesia mengirimkan enam wakil ke ajang BWF World Tour Finals (WTF) 2024 atau Final BWG. Sayang tak ada satupun wakil yang mampu melangkah hingga partai puncak di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China.
Langkah terjauh wakil Indonesia di Final BWF hanya mampu berada ke babak semifinal yang diraih oleh tiga wakil. Yakni tunggal putra Jonatan Christie, dan dua ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Mengomentari hasil yang diraih wakil-wakil Merah Putih di Final BWF, Koordinator Pelatih Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PP PBSI, Mulyo Handoyo, menyebut penampilan Jojo-sapaan Jonatan-dan kolega sebenarnya sudah maksimal.
Baca Juga: Mulyo Handoyo Mulai Pimpin Kepelatihan Pelatnas PBSI di Final BWF Pekan Depan
Namun, tetap masih ada beberapa bagian yang harus ditingkatkan seperti kondisi fisik dan mental untuk menghadapi musim 2025 mendatang.
"Seperti Jojo dan Grego (Gregoria Mariska Tunjung) terlihat sedikit menurun permainannya di game ketiga. Jadi memang harus ditingkatkan stamina dan power-nya. Secara teknik mereka tidak kalah," jelas Mulyo.
Hal senada juga disampaikan Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, yang cukup concern terhadap masa persiapan atlet sebelum tampil mengikuti sebuah kejuaraan.
Baca Juga: Final BWF: Lolos ke Semifinal Kalahkan Wakil Malaysia, Sabar/Reza Akui Peran Aryono Miranat
Pelatih yang karib disapa coach Didi itu bahkan menyampaikan hampir semua sektor perlu penyempurnaan kondisi fisik dan non-fisik, seperti salah satunya adalah faktor mental.
"Ke depannya saya akan lebih fokus meningkatkan dua hal ini. Ini bukan hasil yang terbaik, tetapi kita semua harus lebih yakin dengan visi dan misi kepengurusan baru dan tentunya kita harus punya semangat dan harapan baru," jelas Eng Hian.
Indonesia terakhir kali mampu menjuarai gelaran BWF World Tour Finals adalah lima tahun silam atau tepatnya pada musim 2019.
Saat itu adalah pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mampu membawa pulang gelar juara usai mengandaskan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, lewat straight set dengan skor 24-22 dan 21-19.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







