Akurat

Kurniawan Dwi Yulianto: Sulit Tinggalkan Como, tapi Ini Waktunya Kembali ke Timnas Indonesia

Endarti | 7 Februari 2025, 17:30 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto: Sulit Tinggalkan Como, tapi Ini Waktunya Kembali ke Timnas Indonesia

AKURAT.CO, Kurniawan Dwi Yulianto telah kembali ke Tanah Air untuk menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia U-20. Namun, dia mengaku sebenarnya sangat sulit untuk meninggalkan Como 1907.

Meski begiti, bagi Kurniawan Dwi Yulianto, saat negara memanggil dia akan siap kembali. Legenda Timnas Indonesia itu juga bersyukur Presiden klub Como 1907, Mirwan Suwarso, memberikan "lampu hijau".

Kurniawan Dwi Yulianto bergabung bersama Como 1907 pada 1 Agustus 2021. Ia mendapat kepercayaan menjadi asisten pelatih tim primavera.

Baca Juga: Pulang Kampung dari Italia, Kurniawan Dwi Yulianto Bantu Indra Sjafri di Piala Asia U-20

"Memang pilihan yang sulit, tetapi saya sudah laporkan ke Presiden Como. Saya katakan (ke Presiden Como), mungkin ini saatnya saya mengabdi kembali ke Timnas," kata Kurniawan.

"Dan alhamdulillah Presiden Como juga mendukung penuh, bahkan beliau mengatakan akan memberikan yang terbaik jika dibutuhkan dan mendoakan yang terbaik untuk tim nasional."

Kurniawan Dwi Yulianto mengucapkan terimakasih kepada PSSI dan juga Indra Sjafri yang memberikan kepercayaan kepada dirinya bergabung bersama Timnas Indonesia U-20.

Sebelumnya Kurniawan juga mendampingi Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22 dalam ajang SEA Games 2023 di Kamboja. Di ajang ini Kurniawan berhasil mempersembahkan medali emas bagi Timnas Indonesia U-22.

Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Mengaku 'Ngobrol' Santai Saat Diwawancara Patrick Kluivert

Medali emas ini sangat spesial karena setelah penantian panjang 32 tahun Indonesia akhirnya meraih medali emas SEA Games.

Kini, Kurniawan dihadapkan tugas berat bersama Timnas Indonesia U-20 di ajang Piala Asia U-20 2025 di China.

Timnas Indonesia tergabung di grup C bersama Yaman, Iran, dan Uzbekistan. Di ajang ini skuad Garuda Muda ditargetkan lolos hingga babak semfinal guna mendapatkan tiket otomatis lolos ke panggung Piala Dunia U-20 2025.

"Bagi saya, tim nasional adalah segalanya dan saya siap kapan pun untuk tim nasional," tutur eks Pelatih Sabah FA tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H