Bursa Transfer: Bepe Akui Persija Jakarta sempat Dekati Pratama Arhan

AKURAT.CO, Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengakui bahwa timnya sempat bakal mendatangkan Pratama Arhan pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2024-2025.
Bahkan, kata legenda Timnas Indonesia dengan sapaan Bepe itu, Macan Kemayoran sudah melakukan komunikasi dengan Pratama Arhan.
Hal ini disampaikan Bepe sejalan nama Pratama Arhan memang sempat kencang dikaitkan bakal berlabuh ke Persija Jakarta usai kontraknya bersama tim Korea Selatan, Suwon FC, tidak diperpanjang pada Desember 2024.
Baca Juga: Agen Segera Umumkan Klub Baru Pratama Arhan, Persija Jakarta?
Kabar ini semakin kencang setelah pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman, mengunggah foto bersama Pratama Arhan dengan backsound lagu The Jakmania.
Namun pada akhirnya memang Pratama Arhan tidak merapat ke Persija Jakarta. Arhan justru bergabung dengan klub asal Thailand, True Bangkok United, hingga akhir musim ini.
Meski gagal mendapatkan Pratama Arhan, Bambang Pamungkas mengakui bahwa Persija sempat berdiskusi langsung dengan Pratama Arhan.
"Memang dalam proses bursa transfer ini ada kurang lebih sebulan di mana kita berproses, memetakan pemain-pemain yang bisa dijadikan opsi menambah kekuatan tim. Apakah pertanyaan kita pernah ngobrol sama Arhan, jawabannya yes," ucap Bambang Pamungkas dalam acara Ngopi Bareng Persija Jakarta di Garuda Arena, Sarinah, Jakarta, Jumat (17/1).
Namun Bepe ini menyadari ada hal yang membuat Pratama Arhan masih sulit untuk bermain di Persija Jakarta. Yakni memang Pratama Arhan memiliki tujuan bermain di luar negeri.
Baca Juga: Unggah Foto Bareng, Witan Sulaeman Kasih 'Kode Keras' Pratama Arhan ke Persija Jakarta?
"Mengenai kemungkinan-kemungkinan, tapi kemudian ada hal yang disampaikan kepada saya, saya sangat setuju dengan itu," ucap Bepe.
"Arhan menyampaikan tujuannya bermain di luar negeri dan karena saya pernah bermain dan itu suatu hal yang sangat baik. Oleh karena itu kita kemudian mendukung dia untuk berkarier di luar negeri," beber Bepe.
Bepe menambahkan bahwa dengan batalnya mendapatkan Pratama Arhan, ia mencoba melakukan diskusi dengan manajemen Persija Jakarta dan juga Carlos Pena sebagai pelatih Persija Jakarta.
"Kita cari opsi yang lain, mungkin misalkan kita masih punya slot pemain asing satu, misalkan di posisi itu kita bisa mendapatkan pemain lokal skala nasional, mungkin slot itu bisa dialihkan ke posisi lain, gelandang, striker," kata Bepe.
"Itulah kenapa diskusi antara Carlos (Pena), saya, Pak Panca (Direktur Persija) ini sangat detail karena menjajaki segala kemungkinan. Semua opsi, enggak cuma Arhan sebenarnya, ada beberapa nama yang mungkin terjadi akan menjadi berita yang besar."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








