Maarten Paes tak Sabar Bermain di Bawah Asuhan Patrick Kluivert, Tatap Laga Maret

AKURAT.CO, Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengaku sudah tidak sabar bermain di bawah arahan pelatih anyar Garuda, Patrick Kluivert.
Maarten Paes tidak sabar menanti bulan Maret 2025. Di bulan ini skuad Garuda bakal melakoni dua laga lanjutan putaran ketiga grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Hal tersebut ditunjukkan Marteen Paes lewat komentar di unggahan perkenalan Patrick Kluivert sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia.
“Tidak sabar menunggu bulan Maret,” tulis Maarten Paes.
Baca Juga: PSSI Cari Pelapis Maarten Paes, Erik Thohir Kembali Intip Peluang Naturalisasi Emil Audero
Timnas Indonesia dijadwalkan tandang ke markas Australia pada 20 Maret kemudian menjamu Bahrain lima hari setelahnya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Dengan kemampuan yang dimilikinya, Maarten Paes kemungkinan besar tetap dipilih Patrick Kluivert menjadi penjaga gawang utama skuad Garuda.
Memang tidak hanya Maarten Paes yang menanti racikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Sebab pecinta sepakbola tanah air juga tidak sabar melihat taktik pelatih asal Belanda ini.
Baca Juga: Hindari Kelelahan Timnas Indonesia, Erick Thohir Buka Opsi Pemain Luar Negeri Langsung ke Australia
Seperti diketahui Patrick Kluivert resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong. Penunjukkan Patrick Kluivert menggantikan Shin Tae-yong sempat menimbulkan pro dan kontra.
Sebab Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong dinilai sukses dan masih memiliki peluang lolos ke panggung Piala Dunia 2026.
Saat ini Timnas Indonesia ada di peringkat ketiga klasemen sementara grup C dengan enam poin dari enam pertandingan. Di peringkat kedua ada Australia dengan tujuh angka.
Sedangkan di puncak klasemen diisi Jepang. Di bawah Timnas Indonesia persaingan cukup ketat yaitu Bahrain, Arab Saudi, dan China yang sama-sama mengemas tiga poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









