Akurat

Respons Permohonan Bahrain Tolak Main di Indonesia, Ini Penjelasan AFC

Endarti | 18 Oktober 2024, 16:15 WIB
Respons Permohonan Bahrain Tolak Main di Indonesia, Ini Penjelasan AFC
 

AKURAT.CO, Konfederasi sepakbola Asia (AFC) akhirnya memberikan respons terkait permohonan Asosiasi Sepakbola Bahrain (BFA) soal perubahan venue pertandingan melawan Timnas Indonesia.

Bahrain memang sudah mengirimkan surat terhadap AFC dan FIFA untuk laga Bahrain melawan Timnas Indonesia tidak berlangsung di Indonesia.

Bahrain mengklaim bahwa permintaan ini tak lepas dari bentuk perlindungan terhadap pemain tim nasional mereka saat bertandang ke markas Timnas Indonesia di lanjutan Kuaifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Baca Juga: Asosiasi Sepakbola Bahrain Minta Laga Melawan Indonesia Berlangsung di Tempat Netral

Bahrain merasa keamanan para pemainnya terancam setelah adanya serangan di jagat sosial media selepas laga melawan Timnas Indonesia yang berkesudahan dengan skor 2-2 pada 10 Oktober lalu di Stadion National, Riffa, Bahrain.

“AFC menanggapi kekhawatiran ini dengan serius dan berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua pemain, ofisial, dan penggemar, sekaligus mengutuk segala bentuk pelecehan dan ancaman online," tulis keterangan AFC dalam situs resmi mereka, Jumat (18/10/24).

Baca Juga: Shin Tae-yong: Orang Indonesia Baik-baik, Permintaan Bahrain Tidak Masuk Akal!

AFC pun mengatakan akan berdiskusi dengan FIFA untuk membahas permasalahan ini. AFC juga bakal mengajak BFA dan PSSI untuk membahas permasalahan ini.

“AFC akan membahas masalah ini lebih lanjut dengan FIFA, BFA, dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terjamin bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pertandingan tersebut," kata pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, Bahrain bakal menantang Timnas Indonesia Maret 2025 mendatang.                                              

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H