Akurat

Kemenangan Timnas Indonesia Atas Bahrain 'Dirampok' Wasit, PSSI: Kami Pasti akan Protes!

Endarti | 11 Oktober 2024, 07:05 WIB
Kemenangan Timnas Indonesia Atas Bahrain 'Dirampok' Wasit, PSSI: Kami Pasti akan Protes!
 

AKURAT.CO, PSSI melalui anggota Komite Eksekutifnya Arya Sinulingga, geram dengan kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf dalam laga Timnas Indonesia melawan Bahrain.

Bahkan Arya Sinulingga menegaskan bahwa PSSI akan melayangkan surat protes.

“Kita sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit," ucap Arya Sinulingga lewat keterangan resminya.

"Seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol."

Baca Juga: Bahrain vs Indonesia: Diwarnai Kontroversi Wasit, Garuda Imbang 2-2 setelah Nyaris Menang

Kritik ini disampaikan Arya Sinulingga sehubungan kemenangan Timnas Indonesia yang sudah di depan mata hilang "dirampok" wasit.

Bagaimana tidak? Timnas Indonesia sudah unggul 2-1 atas Bahrain dalam laga ketiga grup C di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Bahrain, Kamis (10/10).

Namun kemenangan itu sirna setelah Mohamed Jasim Marshoon mencetak gol kedua untuk Bahrain dan memaksa laga berakhir imbang 2-2.

Bukan perkara golnya, namun karena gol ini hadir di menit 90+10. Padahal perpanjangan waktu resmi yang diberikan hanya enam menit.

Baca Juga: Wasit Laga Bahrain vs Indonesia Punya Catatan Kontroversial, Sumardji Coba Berfikir Positif

Namun, wasit Ahmed Al Kaf yang memimpin laga ini tidak juga meniupkan peluit panjang sampai menit ke-90+10.

Alhasil hadirlah gol kedua Bahrain tersebut. Lucunya selepas gol kedua Bahrain wasit langsung meniupkan peluit panjang.

Tak ayal gol ini pun langsung disambut protes oleh seluruh penggawa Timnas Indonesia. Bahkan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mendapat kartu merah karena melayangkan protes keras.

“Tentu kita akan melayangkan surat protes,” kata Arya.

Selepas melawan Bahrain, Timnas Indonesia langsung bertolak ke China. Skuad Garuda bakal menantang China pada 15 Oktober mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H