Arsenal Dianggap Buang Waktu dan 'Menutup' Kiper, John Stones: Kotor atau Cerdas?

AKURAT.CO, Pemain Manchester City, John Stones dan Bernardo Silva, mengkritik permainan Arsenal dengan istilah "kotor" dan "membuang-buang waktu".
John Stones mengatakan bahwa Arsenal sudah menjadi "maestro" permainan yang sengaja memperlambat tempo dengan aksi, misalnya, membuang bola ketika peluit ditiupkan.
"Saya tidak tahu apakah mereka sudah memaestroinya, mereka sudah melakukannya dalam beberapa tahun ini, dan kami tahu itu akan terjadi," kata John Stones sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Man City Kembali ke Puncak, MU di Posisi 11 Pasca Imbang
"Anda bisa bilang itu cerdas, atau kotor, apapun yang ingin Anda gunakan."
John Stones sendiri mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-90+8 dalam laga Manchester City versus Arsenal di Stadion Etihad, Manchester, Minggu (22/9/2024).
Pada matchday kelima Liga Primer Inggris 2024-2025 itu, City unggul lebih dulu melalui gol Erling Haaland di menit kesembilan.
Ricardo Calafiori membalas melalui sepakan jarak jauh yang mengesankan di menit ke-22. Kemudian Arsenal berbalik unggul lewat gol Gabriel Magalhaes di menit ke-45+1.
Arsenal bermain dengan sepuluh orang sejak akhir babak pertama setelah Leandro Trossard dikartumerah karena membuang bola.
Baca Juga: Jelang Derbi London, Arsenal Dikabarkan Perpanjang Kontrak Mikel Arteta Sampai 2027
Setelah itu, Arsenal cenderung memperlambat permainan dan City baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-90+8.
Bernardo Silva secara khusus menyoroti taktik Arsenal yang mengerumuni kiper City, Ederson, dalam gol kedua yang dicetak oleh Gabriel Magalhaes dalam skema sepak pojok.
"Gol kedua sudah menjadi kebiasaan mereka untuk menutup kiper kami yang diizinkan wasit. Dan wasit mengizinkan beberapa momen membuang waktu," kata Bernardo Silva.
Sebaliknya, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku puas dengan penampilan timnya. Terutama setelah Arsenal harus bermain dengan sepuluh orang.
"Kami beradaptasi dengan cara seterbaik mungkin, cara kami berkompetisi-saya bangga dengan mereka (pemain)," kata Arteta.
"Itu tidak menjadi situasi yang lebih sulit dengan cara kami mengatasinya."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









