AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa federasi berusaha menjaga psikologi pemain diaspora imbas menyeruaknya kasus paspor ganda.
Yunus Nusi juga mengatakan bahwa PSSI tetap fokus dan tidak terganggu oleh berbagai komentar yang berpotensi menurunkan semangat pemain diaspora Timnas Indonesia.
“Kita saat ini menjaga psikologis mereka dan kita berharap mereka tidak terganggu dengan statement yang mengurangi semangat mereka,” kata Yunus Nusi di DPR RI, Senayan, Selas (17/9/24).
Baca Juga: Menpora Bantah Tuduhan Paspor Ganda Pemain Diaspora Timnas Indonesia
Isu mengenai para pemain diaspora Timnas Indonesia masih memegang paspor negara asalnya belakangan sempat menyeruak di jagad media sosial.
Tuduhan paspor ganda ini pertamakali diungkapkan oleh eks Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia, Yunus Nusi.
Kabar ini pun kemungkinan sampai ke telinga para pemain diaspora Timnas Indonesia. Sebab para pemain ini juga memantau polemik tersebut melalui media sosialnya.
Yunus sendiri mengatakan bahwa memang para pemain ini membaca di media sosial soal kasus ini. Ia berharap hal ini tidak terulang karena bisa mematahkan semangat pemain.
Baca Juga: Paspor Ganda Pemain Diaspora Timnas Indonesia, Penggembosan atau Fakta?
“Karena ada pemain yang membaca statement itu. Kami berharap ini tak terulang karena kami khawatir ini akan patahkan semangat mereka dan kita menjaga psikologis anak-anak,” tegas Yunus Nusi.
Sebelumnya PSSI melalui Anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga, membantah kabar tersebut. Arya menegaskan bahwa para pemain diaspora Timnas Indonesia telah menggunakan paspor Indonesia ketika keluar dan masuk negara.
Selain itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, yang menegaskan bahwa tidak ada pemain naturalisasi yang masih memegang paspor ganda.
“Saya pastikan isu itu tidak benar, karena setiap proses naturalisasi melewati pengecekan yang ketat. Saat ini, seluruh pemain sudah memegang paspor Indonesia,” kata Dito di DPR RI.