Robert Lewandowski Selamatkan Debut Hansi Flick, La Masia Dominasi Starter Barcelona

AKURAT.CO, Tak perlu diragukan lagi, Robert Lewandowski menyelamatkan debut Hansi Flick sebagai pelatih anyar Barcelona. Ya, Lewandowski mencetak dua gol kemenangan 2-1 Barcelona atas Valencia di laga pembuka La Liga Spanyol 2024-2025.
Bertandang ke Stadion Mestalla, Valencia, Spanyol, Sabtu (17/8) atau Minggu dini hari WIB, Barcelona untuk kali pertama bermain di La Liga dengan Hansi Flick sebagai pelatih.
Barcelona tertinggal lebih dulu melalui gol Hugo Duro di menit ke-44. Robert Lewandowski langsung membalasnya di menit ke-45+5 dan menyempurnakan kemenangan Barcelona dengan penalti di menit ke-49.
Baca Juga: Resmi Latih Barcelona, Mampukah Hansi Flick Beradaptasi dengan Gaya Bermain Blaugrana?
“Dia adalah seorang profesional. Dia sangat penting bagi kami. Dia mencetak dua gol dan telah melakukan permainan bertahan yang fantastis,” kata Hansi Flick tentang Lewandowski usai laga sebagaimana dipetik dari El Mundo Deportivo.
Menurunkan formasi 4-2-3-1, Hansi Flick agaknya mencoba skema yang jarang digunakan Barcelona dengan menempatkan satu penyerang tunggal. Biasanya, Barcelona akan bermain dengan tiga pemain depan sejajar.
Kali ini eks Pelatih Bayern Muenchen dan Tim Nasional Jerman itu memasang Lewandowski sebagai ujung tombak. Adapun posisi tiga gelandang serang di belakangnya ditempati oleh Fermin Torres, Raphinha, dan Lamine Yamal.
Baca Juga: Sebut Ruang Ganti Barcelona Paling Rumit, Ini Pesan Pep Guardiola untuk Hansi Flick
Sementara itu, Raphina dan Lamine Yamal sejatinya lebih banyak beroperasi di sisi sayap. Flick yang menganggap kedua pemain itu bisa bermain lebih dari satu posisi memutuskan menempatkan Raphinha di tengah.
“Saya ragu siapa yang harus ditempatkan di tengah antara dia (Raphina) atau Lamine. Mereka sangat versatile,” ucap Hansi Flick.
Hal lain yang disorot dari penampilan pertama Barcelona bersama Hansi Flick adalah banyaknya pemain Akademi La Masia yang diturunkan. Dalam jajaran sebelas pertama saja Flick memainkan enam pemain dari akademi milik Barcelona itu.
Pun demikian, Flick menyebut bahwa keputusan itu merupakan kebijakan khusus untuk memanfaatkan pemain La Masia. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa bakat yang menjadi dasar untuk menentukan formasi.
“Saya tidak peduli (La Masia atau bukan). Mereka fantastis, tetapi saya tidak akan memasukkan mereka jika mereka tak punya bakat. Itu adalah hal terpenting,” kata Flick.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









