Piala Presiden: Persib Bandung Tersingkir, Bojan Hodak Langsung Sakit

AKURAT.CO, Persib Bandung sejatinya tidak pernah mau menelan kekalahan di ajang Piala Presiden 2024. Namun memang mereka harus menerima kenyataan terhenti usai takluk 0-1 atas Persis Solo.
Langkah Persib Bandung di ajang Piala Presiden 2024 dipastikan selesai setelah mereka kalah 0-1 atas Persis Solo dalam laga yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (257/24) kemarin.
Gol tunggal Ramadhan Sananta memupus semua mimpi Persib Bandung untuk menjadi jawara Piala Presiden 2024. Gol ini membuat Persib gagal melenggang ke babak semifinal Piala Presiden 2024.
Baca Juga: Piala Presiden: Gol Tunggal Ramadan Sananta Bikin Persib Bandung Gagal ke Semifinal
Menanggapi kekalahan ini Persib Bandung cukup terpukul. Bahkan Pelatih Kepala Persib, Bojan Hodak, sampai tidak bisa mengikuti sesi konferensi pers selepas laga.
“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada petatih kepala, karena dia kurang sehat, sehingga tidak bisa hadir untuk konferensi pers," ujar Asisten Pelatih Persib, Igor Tolic, melalui keterangannya resmi selepas laga, Kamis (25/7/24).
Menurut Tolic, Bojan Hodak terpaksa absen karena tengah terserang flu. Karena itu, sepanjang pertandingan, ia memberikan instruksi kepada para pemainnya dengan mengenakan masker.
Baca Juga: Resmi, Persik Kediri Datangkan Ezra Walian dari Persib Bandung
Igor menegaskan bahwa Persib sejatinya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol.
“Banyak peluang yang terjadi dalam pertandingan ini, tetapi kami belum bisa mencetak gol. Sungguh, kami tidak pernah menginginkan kekalahan," jelas Igor Tolic.
Kini selepas tersingkir di Piala Presiden 2024 Igor mencoba mengambil sisi positif. Staf pelatih akan mengevaluasi yang menjadi kekurangan Persib Bandung agar lebih baik lagi di kancah Liga 1 musim depan.
“Dari hasil Piala Presiden ini kita banyak mendapatkan masukan dan bahan evaluasi. Ini penting karena kami sedang dalam perjalanan untuk mempertahankan gelar (Liga 1) dan juga berkompetisi di Asia," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









