Akurat

Manajer Timnas Indonesia U-16 Kembali Tegaskan tidak Ada Praktik Pemain Titipan

Endarti | 10 Juli 2024, 22:12 WIB
Manajer Timnas Indonesia U-16 Kembali Tegaskan tidak Ada Praktik Pemain Titipan
 

AKURAT.CO, Manajer Timnas Indonesia U-16 dan U-20, Ahmad Zaki Iskandar, kembali menegaskan tidak ada praktik pemain titipan dalam skuad Garuda. Zaki mengatakan bahwa semua pemain yang berada di bawah naungannya adalah murni dari pemilihan para pelatih.

"Yang menentukan lolos atau tidaknya itu tim seleksi. Percayalah tim seleksi sekarang jauh lebih berintegritas,” ucap Ahmad Zaki dalam acara Diskusi Menatap Masa Depan Timnas Indonesia, di INT HQ, Jakarta, Rabu (10/7/24).

Respons ini menyusul isu pemain titipan Timnas Indonesia yang memang belakangan kembali menyeruak. Khususnya terjadi di Timnas Indonesia kelompok usia muda. 

Baca Juga: Tegas, Erick Thohir Ancam Copot Pelatih Timnas Indonesia yang Bawa Pemain Titipan

Seperti halnya yang menerpa Timnas Indonesia U-16 yang disinyalir dengan kehadiran Fardan Ary Setyawan yang merupakan anak anggota Exco PSSI, Eko Setyawan.

Fardan memang masuk dalam daftar pemain yang ikut seleksi di Timnas Indonesia U-16 lalu. Namun memang pada akhirnya Fardan tidak masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-16 untuk Piala AFF U-16 2024 lalu.

Zaki juga menegaskan bahwa PSSI memiliki parameter tinggi yang sudah dirancang oleh masing-masing pelatih untuk calon pemain Timnas Indonesia.

Baca Juga: Tegas, PSSI Pastikan tidak Ada Praktik Pemain Titipan di Timnas Indonesia

“Kami memiliki parameter yang sudah dirancang dan ditetapkan Shin Tae Yong untuk melakukan berbagai macam proses filtrasi kepada para pemain yang ikut seleksi," jelas Ahmad Zaki.

Namun memang untuk proses seleksi PSSI membuka peluang selebar-lebarnya. Siapapun berhak mengikuti seleksi ini.

“Misal mereka anak pejabat, anak artis, kalau memang memiliki skill yang mumpuni dan masuk dalam skema pelatih pasti masuk Timnas,” kata Ahmad Zaki.

“Namun yang gagal pun tentu masih memiliki kesempatan lolos asal bisa memperbaiki diri dari kekurangan saat seleksi berikutnya."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H