Gara-gara Sakit, Berat Badan Shin Tae-yong Turun 5 Kg

AKURAT.CO Teka-teki mengenai penyakit yang diderita oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong perlahan terkuak. Di mana Shin Tae-yong dikabarkan didiagnosa pleusiry atau radang selaput dada.
Kabar ini diutarakan oleh media Korea Selatan, Sport Chosun. Di mana karena penyakit ini, Shin Tae-yong dikabarkan harus naik ke meja operasi pada 15 Juni 2024 lalu.
Bahkan operasi ini sampai memakan waktu 6 jam. Bahkan momen pertama dirinya keluar selepas operasi ini adalah saat dirinya meresmikan taman sepak bola dengan namanya di kampung halamannya, Yeongdeok.
Baca Juga: Negosiasi Rampung, Exco PSSI Tegaskan Perpanjangan Kontrak Shin Tae-yong Tinggal Tanda Tangan
Bahkan Shin Tae-yong mengaku berat badannya turun 5 kg. Di momen ini pun Shin Tae-yong membawa serta ibundanya yang sudah berusia 80 tahun.
"Ibu saya yang saya hormati dan sayangi selalu adalah sosok yang membentuk saya hingga saat ini,” buka Shin Tae dalam pidato sambutannya.
“Saya punya perjalanan yang sulit saat tumbuh, ibu saya banyak menderita. Itulah mengapa saya tidak pernah tidak patuh kepada ibu."
"Saya berhasil karena doa yang selalu dia panjatkan di belakang. Di manapun saya kembali ke Korea, saya akan tetap ke Yeongdeok. Yeongdeok adalah kampung halaman saya yang selalu ada di hati," beber dia.
Sementara itu pada kesempatan terpisah, Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengharapkan Shin Tae-yong untuk bisa segera kembali ke Indonesia.
Sebab, memang Shin Tae-yong sudah memiliki jadwal yang cukup padat yakni untuk memersiapkan Timnas Indonesia tampil di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Kami minta secepatnya dia ke Indonesia untuk persiapan tanggal 5 dan 10 September 2024," ucap Yunus Nusi di Stadion Madya, Jakarta beberapa waktu lalu.
“Semoga saja saat Piala Presiden 2024 dia sudah ada untuk melihat pemain Timnas Indonesia,” jelas Yunus Nusi.
Baca Juga: Yunus Nusi: Jangan Lagi Jadikan PSSI Sebagai Kendaraan Politik
Sebagai informasi, babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dijadwalkan berlangsung mulai September 2024 hingga Juni 2025.
Timnas Indonesia tergabung di grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain dan juga Cina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









