Akurat

Bukan Takut Bersaing, Ini yang Dikhawatirkan Andritany dengan Regulasi 8 Pemain Asing

Endarti | 25 Juni 2024, 23:34 WIB
Bukan Takut Bersaing, Ini yang Dikhawatirkan Andritany dengan Regulasi 8 Pemain Asing
 

AKURAT.CO, Presiden APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia), Andritany Ardhiyasa, menegaskan alasan mengapa mereka begitu keras menolak wacana penerapan regulasi delapan pemain asing di Liga 1 Indonesia 2024-2025.

Andritany mengatakan APPI bukan takut bersaing dengan pemain asing ketika regulasi tersebut diterapkan di Liga 1. Kiper Persija Jakarta itu hanya memikirkan nasib pemain-pemain lain yang berpotensi kehilangan pekerjaan karena adanya regulasi ini.

“Kalau masalah persaingan ataupun tidak ada persaingan, kita ketika memutuskan untuk turun menjadi seorang profesional, kita itu sudah siap untuk bersaing dengan siapa pun," kata Andritany dalam acara diskusi APPI dan PSSI Pers di Jakarta, Selasa (25/6/24).

Baca Juga: PSSI: Regulasi 8 Pemain Asing di Liga 1 Bakal Bikin Pemain Lokal Bersaing Habis-Habisan

“Kita bukan (cuma) memperjuangkan kita yang ada di sini. Tapi kita memperjuangkan orang-orang yang teman-teman media enggak tahu siapa itu mereka di sana."

Wacana menggunakan delapan pemain asing di Liga 1 2024-2025 merupakan hal baru di Indonesia. Berrtambah dari musim sebelumnya yang hanya enam pemain asing.

Andritany sendiri menegaskan bahwa ia siap bersaing dengan pemain asing. Namun, ada beberapa pemain yang memiliki gaji kecil terpaksa tersingkirkan dengan adanya penambahan pemain asing.

“Kalau persaingan, kita siap bersaing dengan siapa pun. Kalau mereka (netizen) mengatakan bahwa kalian (pemain lokal) takut bersaing, apa semua segala macam, itu enggak, enggak," kata mantan pemain Timnas Indonesia ini.

Baca Juga: Wacana Regulasi 8 Pemain Asing Bikin Rio Fahmi Bertekad Masuk Sebelas Pertama Persija Jakarta

Memang sejauh ini baik PSSI dan PT LIB belum mengetuk palu perihal regulasi ini.  Diutarakan oleh Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, bahwa penerapan regulasi ini akan dibahas dalam RUPS PT LIB pekan ini.

“Belum diputuskan, Ya kan RUPS dulu baru diputuskan semua itu,” ucap Arya Sinulingga

Arya pun menegaskan kesempatan regulasi ini juga membuat klub-klub Liga 1untuk mengambil pemain asing terbaik.

“Akan bodoh bagi klub mengambil pemain asing yang tidak berkualitas, sangat bodoh. Ini kesempatan mereka mencari yang berkualitas," ucapnya. 

“Makanya saya bilang kenapa ada kelas akselerasi, ada kelas khusus, supaya mereka bisa masuk kelas itu. Ini kompetitif."

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H