Resmi, Malut United Datangkan Palang Pintu Timnas Indonesia

AKURAT.CO Tim promosi Liga 1, Malut United terus bergerak cepat dalam membangun kekuatan tim untuk menyongsong Liga 1 musim 2024-2025.
Kini Malut United resmi mendatangkan palang pintu Timnas Indonesia, Wahyu Prasetyo sebagai amunisi anyar. Wahyu mendapatkan kontrak selama dua musim bersama Malut United.
Baca Juga: Liga 2: Menang Tipis atas Malut United, Semen Padang Kembali ke Liga 1 Musim Depan
Pelatih Malut United, Imran Nahumarury menyambut baik kedatangan Wahyu Prasetyo. Terlebih, dirinya tidak asing dengan mantan pemain PSIS Semarang ini.
Setidaknya, Wahyu memiliki pengalaman bermain di kompetisi sepak bola Indonesia dan telah mencatatkan 6.637 menit bermain dari total 82 pertandingan.
Dia juga bermain cukup impresif sehingga mencuri perhatian pelatih Malut United Imran Nahumarury. Keduanya pernah sama-sama dalam satu tim di PSIS Semarang musim 2019-2020 lalu.
“Setiap pelatih mencari pemain yang sesuai dengan karakter bermain yang dibutuhkan tim. Saya cukup mengenal gaya bermain Wahyu," ucap pelatih yang akrab disapa Imran Nahumarury itu dalam situs resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Peresmian Wahyu Prasetyo ini bersama Malut United sekaligus menambah daftar pemain baru yang telah resmi bergabung dengan tim berjuluk Laskar Kie Raha untuk Liga 1 2024/25.
Sebelum ini, Malut United telah mengumumkan perekrutan Muhammad Fahri (kiper) dan Manahati Lestusen (gelandang bertahan).
Baca Juga: Semifinal Liga 2: Tuan Rumah Malut United Susah Payah Tahan Imbang Semen Padang
Wahyu juga memiliki pengalaman bermain bersama Timnas Indonesia. Dirinya pernah bergabung dengan Timnas Indonesia pada masa persiapan menjelang FIFA Match day melawan Turkmenistan yang menjalani debut internasional bersama skuad Garuda.
Kemudian dia juga masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia pada ajang Piala Asia 2023 dan beberapa laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









