Resmi Latih Barcelona, Mampukah Hansi Flick Beradaptasi dengan Gaya Bermain Blaugrana?

AKURAT.CO, Barcelona akhirnya resmi merekrut Hansi Flick sebagai pelatih pengganti Xavi Hernandez. Pertanyaan selanjutnya: mampukah Flick sebagai “orang luar” menyesuaikan diri dengan Barcelona yang punya filosofi dan gaya bermain tersendiri?
Merekrut Hansi Flick bisa dikatakan di luar kebiasaan Barcelona dalam 15 tahun terakhir. Barcelona biasanya cenderung memilih pelatih yang tak jauh dari lingkungan mereka atau setidaknya terbiasa dengan sepakbola Spanyol.
Juga pelatih yang tidak terlalu punya rekam jejak penuh gelar berbanding Hansi Flick yang membawa Bayern Muenchen meraih enam gelar semusim pada 2020. Dan Flick adalah pelatih non-latin kedua setelah Ronald Koeman sejak 2008.
Baca Juga: Siapa Cocok Gantikan Xavi di Barcelona? Roberto De Zerbi, Hansi Flick, atau Juergen Klopp?
Meneken kontrak dua musim bersama Presiden Barcelona, Joan Laporta, di Barcelona, Katalunya, Selasa (29/5), Flick mengatakan bahwa gaya permainan sepakbolanya tidak jauh berbeda dengan filosofi Barcelona.
“Filosofi yang mereka punya mirip dengan (filosofi) saya–penguasaan bola dan sepakbola yang benar-benar menyerang, itu adalah hal-hal yang saya suka,” kata Flick dalam video perkenalannya di akun media sosial Barcelona.
Flick sendiri tanpa klub selepas ia dipecat dari Tim Nasional Jerman pada 10 September tahun lalu. Pelatih berusia 59 tahun itu menerima pekerjaan dari Barcelona dengan tawaran gaji 3,5 juta Euro per tahun.
Baca Juga: Xavi Hernandez: Saya tidak Punya Pilihan Selain Menerima Keputusan Presiden Klub
Jumlah itu belum termasuk insentif dan bonus. Laporta menyiapkan bonus sebesar satu juta Euro jika Barcelona menjuarai Liga Champions dan 750 ribu Poundsterling jika Flick bisa membawa klubnya menjadi juara La Liga Spanyol.
Melatih Barcelona pada saat-saat ini jelas merupakan pekerjaan yang tidak ringan bagi Flick. Klub tersebut sedang mengalami masa surutnya dalam empat tahun terakhir terutama sejak kepergian Lionel Messi.
Pelatih yang posisinya digantikan oleh Flick, Xavi Hernandez, mengatakan bahwa entrenador baru di Barcelona harus bersiap untuk menderita. Kondisi di Barcelona, kata Xavi, sedang rumit.
“Menang,” kata Xavi ketika ditanya saran yang akan diberikannya kepada pelatih baru Barcelona.
Musim lalu, Barcelona sama sekali tak memenangi gelar sekaligus tertinggal dalam persaingan langsung dengan seteru terbesar, Real Madrid. Adapun Madrid menjuarai La Liga dan bersiap bermain di final Liga Champions melawan Borussia Dortmund akhir pekan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









