Wasit tak Masukkan Dugaan Tindakan Rasisme terhadap Vinicius Jr, Madrid Ajukan Protes

AKURAT.CO, Real Madrid mengajukan keluhan atas wasit yang memimpin pertandingan mereka melawan Osasuna di La Liga Spanyol 2023-2023, Sabtu (16/3) lalu, Juan Martinez Munuera.
Keluhan ini disampaikan sehubungan dengan tidak dimasukkannya dugaan perilakuan rasis sejumlah orang terhadap salah satu pemain mereka, Vinicius Jr.
Sebagaimana dikabarkan BBC, Madrid mengatakan bahwa Juan Martinez Munuera tak menyertakan teriakan menghina dan menjengkelkan yang dilakukan dengan sengaja terhadap Vinicius dalam laporan pertandingannya.
Baca Juga: Acuhkan Vinicius Jr Saat Terima Pelecehan, Real Madrid Laporkan Wasit ke RFEF
“Wasit dengan sengaja dan sadar menghilangkan teriakan hinaan dan menjengkelkan yang diarahkan berkali-kali terhadap pemain kami, Vinicius Jr,” kata Madrid dalam pernyataannya.
“Sekalipun (insiden-insiden) ini secara tegas ditunjukkan oleh sang pemain pada saat peristiwa dan tempat terjadinya.”
Madrid sendiri menang dengan skor 4-2 atas Osasuna pada pertandingan di Stadion El Sadar, Osasuna, Spanyol, itu. Vinicius mencetak dua gol sekaligus membawa Madrid mempertahankan posisi puncak dengan keunggulan delapan angka.
Keluhan atas perilaku rasis yang diarahkan terhadap Vinicius Jr sudah berulangkali terjadi. Bahkan oleh suporter tim lain seperti Atletico Madrid dan Barcelona ketika mereka tidak melawan Madrid.
Baca Juga: Dikartukuning karena Protes, Vinicius Diminta Belajar Berkepala Dingin oleh Carlo Ancelotti
Sebuah video yang tersebar di media sosial, misalnya, menunjukkan sekelompok suporter Atletico Madrid meneriakkan ejekan rasis terhadap Vinicius sebelum laga Liga Champions antara tim mereka melawan Inter Milan pada pekan lalu.
Sementara itu, sekelompok pendukung Barcelona diduga melakukan hal yang sama sebelum tim mereka menghadapi Napoli di Liga Champions juga pada pekan lalu.
“Real Madrid sekali lagi mengutuk serangan kekerasan rasisme, diskriminasi, dan kebencian, dan meminta tindakan yang diperlukan untuk dilakukan, sekali dan selamanya, untuk membasmi kekerasan yang diderita oleh pemain kami, Vinicius Junior,” kata Madrid.
Vinicius Jr adalah korban pelecehan rasial berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir kiprahnya di Madrid.
Juni tahun lalu, empat pria didenda sebesar 60 ribu Euro dan larangan datang ke stadion selama dua tahun. Mereka dihukum karena menggantung boneka mirip Vinicius di sebuah jembatan di dekat arena latihan Madrid pada Januari 2023.
Pada hari yang sama, tiga pelaku didenda 5.000 Euro dan dilarang ke stadion selama setahun karena melakukan aksi rasisme terhadap Vinicius pada laga Madrid versus Valencia, Mei silam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








