Akurat

Takluk dari Rival Sekota, Kapten MU: Setiap Kekalahan Akan Merusak Perjuangan United demi Finis di Empat Besar

Mitha Theana | 4 Maret 2024, 14:18 WIB
Takluk dari Rival Sekota, Kapten MU: Setiap Kekalahan Akan Merusak Perjuangan United demi Finis di Empat Besar

AKURAT.CO Kapten Manchester United, Bruno Fernandes mengatakan harapan timnya untuk mendapatkan tempat di Liga Champions kembali terpendam usai kalah dari rival sekota pada Senin (4/3/3034) dini hari WIB.

Kekalahan Manchester United dari Manchester City dengan skor 3-1 di Etihad Stadium membuat mereka tertinggal 11 poin di belakang tim peringkat empat Aston Villa, menempatkan mereka di peringkat enam dengan 11 pertandingan tersisa.

"Setiap kali tidak memenangkan pertandingan, itu adalah kerusakan di klub ini. Kami tahu apa yang dituntut oleh klub ini dan kami ingin memenangkan pertandingan yang kami jalani," kata Fernandes, dikutip Senin (4/3/2023).

Meski begitu, Fernandez tetap optimis dengan mengatakan bahwa perjalanan dia bersama timnya masih panjang. 

Baca Juga: Pasca Kalah di Derbi Manchester, Erik Ten Hag Bantah Kualitas MU Jauh di Bawah Man City

"Kami tidak mendapatkan tiga poin hari ini, namun perjalanan masih panjang. Kami tahu bahwa tidak semua ada di tangan kami karena tim lain harus kehilangan poin, namun kami harus melakukan tugas kami," tuturnya.

Kekalahan United dari City juga memperkuat pembicaraan yang sedang berlangsung seputar masa depan pelatih Erik Ten Hag di Old Traffod.

Sebelumnya pembicaraan mengenai pergeseran Ten Hag meningkat usai pemilik baru United, Jim Ratcliffe mengambil alih kendali operasi sepak bola dengan perubahan yang diharapkan terjadi di luar lapangan.

Ten Hag menjelaskan pada fakta bahwa Rashford dan Jonny Evans bermain dengan cedera pada laga dini hari tadi.

Baca Juga: Man City vs MU: Phil Foden Bawa Citizens Comeback, Manchester 'Biru' Malam Ini!

Dengan United juga kehilangan striker Rasmus Hojlund, yang telah mencetak gol dalam enam pertandingan liga berturut-turut sebelum absen karena cedera otot dan bek Harry Maguire.

"Benar-benar mereka berjuang, kebersamaan dan penampilannya sangat bagus. Di hari lain kami bisa saja memenangkan ini dengan selisih tipis," tuturnya.

Ten Hag mengatakan kekalahan 2-1 dari Fulham sepekan sebelumnya lebih mengecewakan.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Man City Pangkas Jarak Jadi 1 Poin dari Liverpool di Puncak Klasemen

"Tahun ini kami benar-benar berkembang dan harus mendapatkan beberapa poin kembali. Semua orang bisa mengalahkan yang lainnya dan segalanya bisa berbalik dengan cepat. Peringkat lima (di liga) juga bisa menjadi posisi untuk Liga Champions jadi kami harus berjuang untuk itu," tambahnya. 

Manchester United sendiri telah menelan 11 kekalahan dari 27 pertandingan liga musim ini atau dua kekalahan lebih banyak dari musim lalu.  Pada dua musim sebelumnya dengan 12 kekalahan di liga (2013-14 dan 2021-22) menjadi penyebab perubahan manajerial.

Baca Juga: Polisi India Tangkap Tiga Orang Tersangka Pemerkosaan Turis Spanyol, Empat Lainnya Masih Diburu

The Red Devils tidak terkalahkan dalam 143 pertandingan liga sebelumnya ketika memimpin pada babak pertama dengan 123 kemenangan dan 20 hasil imbang merupakan sebuah catatan yang luar biasa yang berakhir pada laga dini hari tadi.

"Manchester United harus menerima obatnya hari ini. Tanda tanya besar untuk tim ini dan manajer. Standar telah menurun. Kita hampir memuji United, namun mereka telah kalah. Mereka biasa tampil di laga-laga besar dan bersaing," kata mantan kapten United, Roy Keane.

"Sekarang kita duduk di sini dan mengatakan mereka tampil bagus, dalam kondisi yang lebih baik. Tetapi mereka kalah 3-1," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.