Akurat

Karim Benzema Dituduh Terkait Ikhwanul Muslimin, Senator Prancis Minta Ballon D'ornya Dicabut

Leo Farhan | 22 Februari 2024, 12:48 WIB
Karim Benzema Dituduh Terkait Ikhwanul Muslimin, Senator Prancis Minta Ballon D'ornya Dicabut

AKURAT.CO, Senator Prancis, Valerie Boyer, meminta penghargaan Ballon D'Or yang didapatkan Karim Benzema dicabut.

Permintaan ini disampaikan menyusul munculnya klaim yang mengatakan bahwa mantan pemain Real Madrid itu terkait dengan Ikhwanul Muslimin.

Ikhwanul Muslimin sendiri adalah sebuah kelompok agama dan politik yang dianggap Prancis sebagai organisasi teroris.

Klaim tersebut dilontarkan oleh Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin. Namun, CNN menulis bahwa tuduhan tersebut sebagai sebuah tuduhan yang tidak berdasar.

Baca Juga: Ikuti Jejak Ronaldo, Benzema: Saya Datang Ke Arab Saudi Untuk Menang!

"Kami telah menutup 1.100 tempat usaha Islam. Dan dalam beberapa minggu terakhir, saya sangat tertarik, Benzema terkait (dengan organisasi), kita semua tahu itu, yang terkenal dengan nama Ikhwanul Muslimin," komentar Darmanin dalam stasiun TV Prancis, CNews.

Komentar Darmanin itu muncul beberapa hari setelah Benzema mengunggah sebuah cuitan yang berkaitan dengan konflik Palestina-Israel di laman media sosial X pribadi miliknya.

"Semua doa kami panjatkan kepada masyarakat Gaza, yang sekali lagi menjadi korban pemboman tidak adil yang tidak memberi ampun perempuan maupun anak-anak," cuit Benzema.

Menyusul tuduhan tersebut, Valerie Boyer yang merupakan senator Les Republicains, tengah mempertimbangkan sanksi terhadap Benzema jika tuduhan Darmanin itu benar.

"Jika pernyataan Menteri Dalam Negeri benar, kita harus mempertimbangkan sanksi terhadap Karim Benzema. Sanksi simbolis awalnya adalah mencabut Ballon D'Or darinya. Terakhir, kita harus meminta kewarganegaraannya," sebut Boyer.

Baca Juga: Setelah Ronaldo Dan Benzema, Siapa Lagi Pemain Bola Eropa Yang 'Dilirik' Klub Arab Saudi?

Benzema lahir di Lyon pada tahun 1987 dari warga negara Prancis keturunan Aljazair. Pada bulan Juni lalu, pemain berusia 35 tahun itu menjelaskan bahwa agama adalah alasan utama di balik kepindahannya dari Real Madrid ke klub Arab Saudi, Al-Ittihad.

"Yah, karena saya seorang Muslim dan ini (Arab Saudi) adalah negara Muslim, dan saya selalu ingin tinggal di sini.”

Benzema mencetak 37 gol dalam 97 pertandingan untuk Tim Nasional Prancis sebelum pensiun dari sepakbola internasional pada Desember 2022. Karim Benzema memenangi Ballon D'Or tahun lalu semasa masih di Real Madrid

Musim 2021-2022 adalah salah satu musim terbaik Benzema dalam karier bermainnya. Dia mencatatkan 44 gol dan 15 assist dalam 46 pertandingan di seluruh kompetisi saat Real Madrid memenangi La Liga dan Liga Champions UEFA .

Hampir tidak ada orang yang ragu melihat pria Prancis itu berpakaian rapi naik ke panggung di Théâtre Du Châtelet pada 17 Oktober 2022 untuk mengambil penghargaannya. Ia menjadi pemain asal Prancis pertama yang meraih penghargaan tersebut sejak Zinedine Zidane pada 1998.

Bersama Al-Ittihad, Karim Benzema telah mencetak tiga gol dan dua assist dalam tujuh pertandingan musim ini.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H