Akurat

Striker Brentford Ivan Toney Akhirnya Bebas dari Hukuman Larangan Bermain 8 Bulan

Sulthony Hasanuddin | 18 Januari 2024, 12:14 WIB
Striker Brentford Ivan Toney Akhirnya Bebas dari Hukuman Larangan Bermain 8 Bulan

 

AKURAT.CO Striker Brentford, Ivan Toney menyatakan dirinya 'bebas' setelah mengakhiri hukuman larangan bermain selama delapan bulan atas 232 pelanggaran peraturan taruhan.

Ivan Toney (27), pencetak gol terbanyak Brentford musim lalu, mengunggah sebuah GIF di media sosial dengan satu kata 'bebas'.

"Saya merasa seperti orang yang bebas. Beban yang sangat besar telah terangkat dari pundak saya. Saya tidak sabar untuk kembali menikmati bermain sepak bola lagi pada hari Sabtu ini. Hari ini adalah hari yang besar, tetapi hari yang lebih besar lagi pada hari Sabtu," ujar Ivan Toney dalam sebuh wawancara bersama stasiun TV Sky Sports, dikutip Kamis (18/1/2024).

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan ambisinya di masa depan dengan pindah ke klub papan atas hingga bergabung bersama Timnas Inggris.

Baca Juga: Update Daftar Transfer Resmi Liga Inggris Pekan Ke-3 Januari 2024

"Anda tidak pernah bisa memprediksi kapan waktu yang tepat untuk pindah ke tempat lain, tetapi saya pikir sudah jelas saya ingin bermain untuk klub papan atas," tutur pemain internasional Inggris itu.

"Semua orang ingin bermain untuk klub papan atas, yang memperjuangkan gelar juara. Apakah Januari ini adalah waktu yang tepat bagi sebuah klub untuk datang dan membayar uang yang tepat, siapa yang tahu," tambahnya.

Namun, komentar Ivan Toney tersebut kontras dengan wawancaranya pekan lalu di mana ia berterima kasih kepada Brentford, klub komunitas yang bertahan melawan raksasa Premier League.

Baca Juga: Keren! Real Betis Pasang Ruang Sensori di Stadion bagi Penyandang Autisme, Jadi Klub Pertama di Dunia

Menurutnya, Brentford telah memberikan dukungan yang begitu besar dan mengatakan bahwa ia siap untuk membalas dengan gol-gol yang dapat klub itu menghindari degradasi.

Diketahui, saat ini Brentford berada di urutan ke-16 Liga Primer Inggris atau unggul tiga poin dari zona degradasi. Oleh sebab itu mereka membutuhkan lebih banyak tenaga saat dihadapi dengan absen dan cedera pemain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.