Sven-Goran Eriksson Ungkap Punya Kanker, Perkirakan Sisa Hidupnya Tinggal Setahun Lagi

AKURAT.CO, Mantan Pelatih Tim Nasional Inggris, Sven-Goran Eriksson, mengungkapkan bahwa ia saat ini mengidap kanker. Pelatih asal Swedia berusia 75 tahun itu menyebut bahwa situasi ini membuatnya diperkirakan hanya punya sisa waktu setahun lagi.
Kondisi ini disampaikan Sven-Goran Eriksson setelah ia mundur dari jabatannya sebagai direktur sebuah klub Swedia, Karlstad, karena masalah kesehatan sebelas bulan lalu. Namun ketika itu ia tidak mengungkap diagnosanya.
“Semua orang bisa melihat bahwa saya memiliki penyakit yang tidak baik, dan semua orang menduga itu adalah kanker, dan memang itu,” kata Sven-Goran Eriksson sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Fary Janjikan Sven Goran-Eriksson dan PSSI House
“Tetapi saya harus bertarung selama mungkin.”
Soal sisa waktu hidupnya, pelatih yang karier terakhirnya melatih Timnas Filipina tersebut tidak bisa bicara pasti. Karena, kata Eriksson, dokter yang merawatnya juga tidak menyebut rinci berapa lama lagi ia bertahan.
“Saya tahu dalam situasi terbaik ini (tersisa) setahun, di kasus terburuk kurang dari itu. Atau di situasi terbaik saya menduga bisa lebih lama. Saya pikir dokter tidak pasti sepenuhnya; mereka tidak menyebut (berapa) harinya,” kata Eriksson.
“Lebih baik untuk tidak memikirkannya. Anda harus menyiasati pikiran Anda. Saya bisa berkeliaran memikirkan itu sepanjang waktu dan duduk di rumah dan nestapa dan berpikir betapa malangnya saya dan seterusnya.”
Baca Juga: Sven-Goran Eriksen: Inggris Akan Benci Kekalahan dari Swedia
Sven Goran-Eriksson adalah salah seorang pelatih legendaris yang menjalani masa jayanya di dekade 1990-an sampai 2000-an. Sukses terbesarnya adalah membawa Lazio menjuarai Liga Serie A Italia dan Piala Italia musim 1999-2000.
Capaiannya di Lazio membawa pelatih kelahiran Sunne, Swedia, 5 Februari 1948 tersebut ke Timnas Inggris. Eriksson melatih Inggris pada periode 2001-2006 dan memimpin negara tersebut di Piala Dunia 2002 dan 2006 serta Piala Eropa 2004.
Semasa melatih Filipina, Sven-Goran Eriksson sempat datang ke Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Ketika itu Eriksson memimpin Filipina menghadapi Indonesia di laga terakhir penyisihan grup Piala AFF 2018 yang berakhir dengan skor 0-0.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









