Kesit B Handoyo mengatakan bahwa anggapan politisasi dalam hubungan PSSI dan Prabowo di sebagian masyarakat adalah hal yang tidak bisa dipungkiri.
“Memang kalau dikaitkan dengan urusan politik pasti tidak bisa dihindari itu. Bahwa mungkin orang yang melihat akan beranggapan ini kampanye,” kata Kesit B Handoyo ketika dihubungi Akurat.co, Rabu (10/1).
Namun, Kesit menilai hal itu juga hanya satu kebetulan saja. Karena memang saat ini adalah masa kampanye Pemilihan Presiden dan Prabowo Subianto adalah salah satu calon presiden yang tengah bertarung.
“Tapi kalau dari sudut sepakbola, saya melihatnya ini satu yang kebetulan saja. Karena memang sepakbola seksi jadi saya melihatnya ini kebetulan saja,” kata Kesit.
“Kemarin juga ada kegiatan Nusantara Open yang merupakan program kedua kalinya yang bergulir sejak tahun lalu.
"Tapi karena sekarang waktunya berdekatan dengan masa-masa kegaiatan kampanye jadi tidak heran ada anggapan ini bagian kampanye Pak Prabowo dengan memanfaatkan sepakbola dan itu wajar saja."
Meski begitu, Kesit berpesan agar tidak mencampuradukkan antara politik dan olahraga. Ia ingin siapapun nanti yang menjadi Presiden Republik Indonesia bisa memiliki konsentrasi memajukan sepak bola Indonesia.
“Memang tidak bisa dihindari mau siapapun yang datang pasti seperti itu. Dulu kita ingat saat (mantan Ketua Umum PSSI) Nurdin Halid, Timnas Indonesia dibawa-bawa ke salah satu calon dan menimbulkan polemik," kata Kesit.
“Meskipun saya berpesan sepakbola jangan dicampuradukkan dengan politik tapi memang tidak bisa dihindari. Tapi yang penting sepakbola jadi ditukangi.
“Pokoknya siapapun calonnya kalau bicara pencalonan presiden mau nomor 1,2,3 harus punya kepedulian terhadap sepakbola."
Hubungan mesra memang belakangan terlihat antara PSSI dan Prabowo Subianto yang merupakan salah satu kandidat calon presiden di Pilpres 2024.
Terbaru adalah saat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, beserta jajaran dan juga Timnas Indonesia U-20 menghadiri penandatanganan kerjasama Garudayaksa Football dan Aspire Academy, Qatar, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (8/1).
Garudayaksa Football Academy merupakan akademi milik Prabowo Subianto. Dan PSSI secara terbuka memfasilitasi kerjasama ini.