Bek Gaek Persija Kenang Tampil di Piala Asia 2007 Bareng Timnas Indonesia
Endarti | 7 Januari 2024, 16:24 WIB

AKURAT.CO Bek gaek Persija Jakarta, Maman Abdurrahman bercerita mengenai kenangan dirinya bermain bersama Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2007. Dirinya mengaku kala itu teramat spesial karena bisa mewakili Indonesia bermain di level tertinggi di Asia.
Maman Abdurrahman memang masuk dalam skuat Timnas Indonesia 2007 silam. Kala itu, Timnas Indonesia tampil di di grup D bersama lawan-lawan tangguh seperti Bahrain, Korea Selatan dan juga Arab Saudi.
Baca Juga: Piala Asia: Regulasi Memungkinkan, Adam Alis dan Arkhan Fikri Masih Bisa Masuk Skuad Resmi
Maman Abdurrahman menjadi salah satu pilihan utama pelatih Timnas Indonesia kala itu, Ivan Kolev untuk mengisi jantung pertahanan skuat Garuda.
Pada saat itu pula, sejatinya Timnas Indonesia dihuni oleh bek-bek tangguh pada masanya. Selain Maman Abdurrahman, ada pula nama seperti Hamka Hamzah, Charis Yulianto dan juga Nova Arianto.
Maman pun mencoba mengenang akan pengalamannya kala itu. Dirinya mengaku sangat spesial karena selalu menjadi pilihan utama Ivan Kolev untuk bermain.
“Piala Asia bisa dikatakan momen yang spesial, yaitu bermain di kompetisi tertinggi dan saya terus dipercaya untuk bermain sebagai pemain inti,” kenang Maman seperti tertuang dalam situs resmi Persija Jakarta.
Maman menilai bermain untuk Timnas Indonesia di Piala Asia adalah satu kebanggaan dalam perjalanan karier sepak bolanya.
Sebab tim yang bermain di Piala Asia adalah negara-negara yang mempunyai level tinggi.
“Membela negara di ajang sebesar Piala Asia adalah suatu kebanggaan. Sebab negara yang lolos ke Piala Asia mempunyai level yang tinggi,” jelas Maman.
Maman pun menceritakan bahwa seluruh pemain Indonesia memiliki semangat tinggi untuk lolos dari fase grup dan menunjukkan kualitas Indonesia kepada Asia
“Saya ingat di Piala Asia saat itu semua sangat ingin membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan para kompetitor lain.”
“Pada saat itu ada keinginan untuk mengukur kemampuan kami sudah sampai sejauh mana,” kata pria yang kerap menggunakan nomor 56 ini.
Kala itu, Maman bercerita bahwa Timnas Indonesia mampu tampil baik di laga perdana dengan berhasil menaklukkan Bahrain dengan skor 2-1.
Sayang di laga selanjutnya Timnas Indonesia menelan kekalahan 1-2 dari Arab Saudi dan kalah 0-1 dai Korea Selatan. Alhasil dengan hasil ini membuat Timnas Indonesia tidak lolos dari fase grup kala itu.
“Pada akhirnya kami gagal losos fase grup, tapi bermain Piala Asia menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya. Terlebih saya ingat bagaimana luar biasanya atmosfer Stadion Gelora Bung Karno saat itu,” tutur Maman.
Kini setelah 17 tahun menanti akhirnya Indonesia akan kembali beraksi di Piala Asia 2023 yang akan bergulir di Doha, Qatar, 12 Januari - 10 Februari 2024.
Timnas berada di Grup D bersama dengan Irak, Vietnam, dan Jepang. Skuat Garuda bakal melakoni laga perdana pada 15 Januari dengan menghadapi Irak.
DIlanjutkan menghadapi Vietnam pada 19 Januari dan ditutup melawan Jepang pada 24 Januari. Skuat asuhan Shin Tae-yong ini pun mendapat target yang cukup berat yakni lolos hingga babak 16 besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







