Akurat

Recovery Jadi Fokus Bima Sakti Jelang Laga Kontra Panama

Leo Farhan | 11 November 2023, 11:21 WIB
Recovery Jadi Fokus Bima Sakti Jelang Laga Kontra Panama

 

 

AKURAT.CO - Tim Nasional Indonesia U17 berhasil mendapatkan satu poin pada laga perdana Piala Dunia U17 saat menghadapi Ekuador di laga pembuka yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11),

Berhasil mendapat satu poin ketika menahan imbang Ekuador dengan skor 1-1, pelatih Timnas Indonesia U17, Bima Sakti saat ini akan fokus untuk mengembalikan kondisi pemainnya.

Pasalnya, di laga selanjutnya Indonesia akan menantang Panama pada laga kedua di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (13/11) awal pekan depan. Jika bisa kembali mendapatkan poin dari Panama, bukan tidak mungkin Arkhan Kaka dan kolega menembus babak 16 besar.

"Ini hasil kerja keras pemain. Walaupun memang terasa berat. Semoga waktu dua hari bisa diperbaiki kondisi pemain, kondisi lebih baik lagi melawan panama," kata Bima Sakti usai laga, Jumat (10/11).

"Semoga Senin diperbaiki lagi segala kekurangan kami, yang terpenting fokus bagaimana pemain bisa recovery, karena ada waktu dua hari untuk mengembalikan kondisi."

Skuad Garuda Muda harus bekerja keras untuk bisa mencuri satu poin dari Ekuador. Pada laga yang berlangsung tadi malam itu, Bima juga menyebut bahwa ada beberapa pemain yang kondisinya menurun.

Strategi yang sudah disiapkan di awal, harus berubah lantaran ada beberapa pemain yang mengalami cedera dan harus segera dilakukan rotasi dan perubahan.

"Mungkin salah satunya kondisi. Kondisi fisik mereka sangat drop sekali, semoga Senin kita bisa lebih baik lagi," jelas Bima Sakti.

Bima juga membocorkan alasan kenapa tidak menurunkan Amar Brkic pada laga perdana melawan Ekuador. Pemain berusia 16 tahun itu mengalami diare.

"Amar kemaren dia sakit diare dua hari, dua hari tidak latihan, tidak mungkin dipaksakan, kondisinya khawatir lebih memburuk lagi," kata Bima.

Bima menyampaikan bahwa masalah itu tidak hanya dialami oleh Amar, Welber Jardim dan pelatih Frank Wormuth juga sempat mengalami masalah serupa.

"Karena dia (Amar) datang dari Eropa. Itu terjadi di awal-awal Welber juga, termasuk coach Frank," jelas Bima.

"Memang kalau dari Eropa butuh adaptasi. Semoga Amar bisa lebih baik nanti saat persiapan melawan Panama dan mungkin bisa dicoba."

Hasil imbang kontra Ekuador mengantarkan Indonesia berada di peringkat dua Grup A dengan koleksi satu poin, serupa dengan Ekuador di peringkat ketiga.

Sedangkan posisi puncak ditempati Maroko dengan koleksi tiga poin hasil kemenangan 2-0 di laga perdana saat menghadapi Panama di tempat yang sama.[]

Liputan ini didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H