Luis Rubiales Minta Maaf Karena Insiden Cium Pemain Timnas Spanyol

AKURAT.CO, Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, akhirnya meminta maaf karena mencium salah satu pemain tim nasionalnya, Jenni Hermoso, pada momen pengalungan medali juara Piala Dunia Putri Australia-Selandia Baru 2023. Rubiales mengaku ia kurang berhati-hati dalam posisinya sebagai Presiden RFEF.
“Saya salah sepenuhnya, saya harus mengakuinya,” kata Rubiales sebagaimana dipetik dari BBC.
“(Saya melakukan) itu tanpa niat buruk ketika ada rasa senang yang besar. Pada saat itu, kami melihatnya alami, tetapi di luar terjadi keributan. Saya harus meminta maaf, belajar dari ini, dan memahami bahwa ketika Anda seorang presiden Anda harus lebih berhati-hati.”
Insiden itu memicu kontroversi karena Rubiales mencium bibir Hermoso di podium juara selepas Tim Nasional Putri Spanyol mengalahkan Inggris di final Piala Dunia Putri di Sydney, Australia, akhir pekan lalu. Selepas pertandingan, Hermoso yang merupakan penyerang Timnas Spanyol mengaku tak menyukai tindakan Luis Rubiales.
“Saya tidak menyukainya. Tapi apa yang bisa saya lakukan?” kata Hermoso.
Kritik terhadap Rubiales terutama terjadi di negaranya sendiri. Awalnya Luis Rubiales mengatakan bahwa apa yang dilakukannya terhadap Hermoso adalah hal yang alami dan menuding pihak yang menuduhnya melakukan pelecehan sebagai “bodoh dan idiot”.
“Abaikan mereka dan mari nikmati hal-hal baik,” kata Rubiales.
Pun demikian, Menteri Olahraga Spanyol, Miquel Iceta, merespons hal itu dengan mengatakan bahwa tindakan Luis Rubiales tak bisa diterima dan permintaan maafnya ditunggu publik.
“Hal pertama yang harus dilakukannya adalah memberikan penjelasan dan meminta maaf, itu adalah hal yang logis dan beralasan untuk dilakukan,” kata Iceta.
Sementara itu, surat kabar terkemuka di Spanyol, El Pais, menulis judul “Jenni Tidak Suka Ciuman Rubiales, Begitu Juga Kami”. “Presiden federasi mungkin biasa dengan spontanitas yang salah dipahaminya, tetapi ciuman di bibir, secara tiba-tiba, adalah serangan,” tulis El Pais.
Kontroversi ini, suka atau tidak, sedikit menodai perayaan keberhasilan Spanyol menjadi juara Piala Dunia Putri 2023. Gelar ini adalah sejarah karena untuk kali pertama Spanyol menjadi juara di Piala Dunia Putri.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





