Luis Enrique Terima Tantangan PSG Rebut Liga Champions
AKURAT.CO, Bukanlah hal yang mengejutkan jika Paris Saint-Germain (PSG) meminta gelar Liga Champions kepada pelatih anyar mereka, Luis Enrique.
Luis Enrique dipercaya untuk menggantikan peran yang ditinggalkan Christophe Galtier sebagai pelatih Paris Saint-Germain.
Hal tersebut dikarenakan Luis Enrique adalah sosok pelatih yang dinilai lebih layak menduduki kursi kepelatihan PSG.
Terbukti, Enrique memang memiliki catatan yang lebih apik ketimbang Christophe Galtier jika dilihat dari rata-rata kemenangan.
Tercatat, Luis Enrique memiliki rata-rata kemenangan 1,97 persen. Sedangkan, Christophe Galtier hanya 1,67 persen.
Bahkan, Enrique pernah berhasil membawa Barcelona meraih treble winner pada musim 2014/2015, Liga Champions, Liga Spanyol, dan Piala Spanyol.
Maka tak ayal jika pelatih berpaspor Spanyol itu dipercaya oleh petinggi PSG menangani Kylian Mbappe cs.
Kendati demikian, Nasser Al Khelaifi selaku Presiden PSG langsung menetapkan target untuk Enrique agar menjuarai Liga Champions.
Keadaan itu tidak terlepas dari fakta apabila PSG belum pernah memenangkan gelar juara Liga Champions.
Menyikapi tuntutan Presiden Paris Saint-Germain tersebut, Luis Enrique lantas menunjukkan reaksi yang tertantang.
Reaksi Luis Enrique pada Target PSG
Luis Enrique mengungkapkan bahwa filosofi permainannya sama dengan yang diharapkan oleh PSG, yaitu gaya bermain menyerang.
Bahkan, Luis Enrique menekankan apabila kemampuan tim dalam menyerang atau menekan lawan adalah hal mutlak.
Tak hanya itu, Luis Enrique berjanji akan melakukan adaptasi secepat mungkin. Serta, dia akan berusaha untuk memaksimalkan kemampuan para pemain PSG.
"Filosofi permainan saya adalah menyerang, itu merupakan hal yang mutlak," ungkap pelatih kelahiran Gijon pada 8 Mei 1970 tersebut.
"Anda harus bisa beradaptasi dengan para pemain. Saya berjanji akan mengeluarkan kualitas terbaik penggawa PSG, baik individu maupun kolektif," tambah Enrique.
Selain itu, Enrique menyikapi target Nasser Al-Khelaifi agar membawa PSG jadi juara Liga Champions dengan santai.
Pelatih yang kini berusia 53 tahun itu justru merasa tertantang dan berjanji akan ambisius dalam mewujudkannya.
"Saya menyukai tekanan (yang diberikan oleh Presiden PSG)," terang Enrique dikutip dari GFNF.
"Saya akan mematahkan stigma bahwa tim yang berpengalaman saja yang mampu menjuarai Liga Champions," tambahnya.
"Liga Champions akan menjadi target kami. Kami akan ambisius dalam mencapainya. Target dari presiden PSG akan menjadi tantangan bagi saya, dan saya menyukainya," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




