Akurat

Asnawi Sukses "Kantongi" Garnacho, Shin Tae-yong: Dia Layak Dipuji

| 20 Juni 2023, 10:36 WIB
Asnawi Sukses "Kantongi" Garnacho, Shin Tae-yong: Dia Layak Dipuji

AKURAT.CO, Nama Asnawi Mangkualam Bahar menjadi topik pembicaraan paling hangat usai pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Argentina. Bek Timnas Indonesia itu sukses "mengantongi" pemain muda La Albiceleste-julukan Argentina-Alejandro Garnacho.

Dalam laga yang berakhir dengan skor 0-2 untuk Argentina itu, Asnawi Mangkualam tampil sangat apik. Ia beberapa kali melancarkan tekel dalam menjaga pertahanan Timnas Indonesia.

Puncak penampilan Asnawi hadir pada babak kedua ketika Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memasukkan Alejandro Garnacho. Pemain Manchester United sedianya masuk dengan maksud menambah daya serang Albiceleste.

Namun apa yang terjadi di lapangan berbeda. Garnacho harus berhadapan dengan Asnawi Mangkualam yang tampil dengan determinasi tinggi.

Garnacho tampak kesulitan menembus pertahanan Timnas Indonesia yang dikawal Asnawi. Apalagi, ia sempat dapat tekel bersih dari pemain Jeonnam Dragon dan Garnacho langsung membalasnya dengan tekel kasar karena frustasi.

Usai laga, penampilan eks pemain PSM Makassar itu sepanjang laga mendapat apresiasi dari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

"Asnawi memang bekerja keras dari awal hingga akhir, jadi memang layak dipuji," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers pasca-laga, Senin (19/6) malam.

Namun, lanjut Shin Tae-yong, bukan hanya Asnawi saja yang patut dipuji. Melainkan seluruh pemain Timnas Indonesia menurutnya juga tampil bagus.

"Bukan Asnawi saja yang bagus, karena adanya performa baik dari teman-teman Asnawi, mangkanya Asnawi kelihatan menonjol," jelas Shin Tae-yong.

"Memang saya juga mencoba-coba, bisa dilihat juga dari rata-rata umur pemain, 23 tahun-an."

Dari sebelas nama pertama yang diturunkan Shin Tae-yong, tercatat mayoritas pemain memang masih muda. Setidaknya ada enam pemain yang berusia di bawah 23 tahun. Mereka adalah Ernando Ari, Elkan Baggott, Rizky Ridho, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, dan Rafael Struick.

"Tapi pemain muda sangat bekerja keras, dan instruksi saya dilaksanakan dengan baik," katanya.

"Selama dua hari ini saya juga analisa tim Argentina seperti apa dan pemain menyesuaikan dan melaksanakan instruksi saya dengan sempurna, tapi tetap banyak kekurangan jadi masih jauh perjalanan untuk berkembang."[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.