Man City Gagal di UCL, Evra dan Pep Terlibat Psywar

AKURAT.CO Perang urat syaraf atau psywar terjadi antara manajer Manchester City, Joseph Guardiola dan Eks Kapten Manchester United, Patrice Evra.
Keduanya terlibat saling serang dalam hal ide soal kepelatihan yang selama ini dijalani Guardiola. Evra menilai hasil jeblok Man City di gelaran UEFA Champions League (UCL) atau Liga Champions merupakan kesalahan murni Guardiola.
Manajer yang akrab disapa Pep itu disebut Evra, sebagai pelatih yang tidak menginginkan adanya pemain dengan kualitas pemimpin dalam skuadnya.
Hal itu, kata Evra, terlihat dari bagaimana kondisi Manchester Biru saat dikalahkan Real Madrid di fase semifinal pekan lalu. Evra menyebut City tidak memiliki karakter dan mengklaim beberapa pemain ada di klub hanya untuk uang.
“Man City butuh pemimpin, tapi Guardiola tidak menginginkan pemimpin. Dia tidak menginginkan sosok. Dia adalah pemimpinnya. Itu sebabnya ketika mereka dalam kesulitan mereka tidak memiliki siapapun di lapangan untuk membantu.” kata Evra.
“Dia memilih timnya seperti itu, dia tidak bisa melatih orang dengan kepribadian kuat. Dia melakukannya di Barcelona, dia membangun tim untuk dikendalikan. Ketika ada yang salah, dia yang selalu memutuskan.” sambung Evra.
“City telah membuat kesalahan, itu kebenarannya. Mereka trauma. Mereka mengingatkan saya pada PSG. Mereka adalah klub yang hanya berdasarkan uang. Real Madrid juga memiliki uang, tapi memiliki cerita di baliknya.” ungkap dia.
“Man City hanya punya uang dan para pemain bermain di sana hanya untuk itu.” ungkap Evra.
“Kemudian mereka memenangkan trofi, tentu saja, tapi seorang pemain memilih untuk pergi ke Man City hanya karena itu, mereka akan menawarkan Anda lebih banyak,” imbuhnya.
Mendapat serangan itu, Pep Guardiola menanggapi dengan santai. Pria asal Catalunya itu menilai bahwa apa yang ia ajarkan kepada anak asuhnya selama ini sudah tepat.
"Saya tidak butuh kepribadian? Oke, saya tidak setuju, Patrice! Saya tidak bermain. Saya membutuhkan kepribadian dan pemain bagus untuk bermain di lapangan,” ujar Pep pasca City kalahkan Wolves 5-1.
“Saya tidak membacanya atau tahu (apa yang dia katakan). Saya memiliki pemain yang bagus dan luar biasa di masa lalu kala sebagai manajer di Barcelona, Bayern Munich, dan juga di sini. Saya bisa memberikan daftar yang bagus dalam hal kepribadian pemain dan karakter mereka.” kata Pep.
“Sebagian besar dari mereka telah memenangkan Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, kompetisi dan turnamen domestik," ungkap dia.
Pep balik menyindir Evra dengan menyebut, kemungkinan mantan kapten United itu sedang cari muka biar diajak jadi manager di MU.
"Mungkin Evra benar atau mungkin dia melakukan penawaran yang bagus untuk kembali ke Manchester United untuk bekerja di sana. Mungkin ada kesempatan bagus sekarang.” tukas Pep.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





